Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat

Etty Welerbadge-check


					DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat Perbesar

NABIRE — Seminar dan forum diskusi bertajuk Penguatan Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Provinsi Papua Tengah yang digelar di Auditorium RRI Nabire, Senin (20/4/2026), tidak hanya menjadi ruang refleksi, tetapi juga melahirkan komitmen untuk mendorong kebijakan strategis berbasis data.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan dihadiri anggota DPD RI perwakilan Papua Tengah Wilhelmus Pigai, pimpinan OPD, perwakilan kabupaten, Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan.

IMG 20260420 WA0053

Staf Ahli DPD RI Papua Tengah, Laurens Ikinia, Mewakili Anggota DPD RI perwakilan Papua Tengah, bapak Wilhelmus Pigai, menjelaskan bahwa pemilihan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fokus utama bukan tanpa alasan. Kedua sektor tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban manusia.

“Pendidikan dan kesehatan menyangkut harkat dan martabat hidup manusia. Di manapun kita berada, dua sektor ini menjadi hal yang sangat fundamental,” ujarnya kepada awak media.

Fokus Komite III DPD RI pada Pendidikan dan Kesehatan

Ia menambahkan bahwa anggota DPD RI Wilhelmus Pigai saat ini berada di Komite III yang bermitra langsung dengan kementerian terkait, sehingga perhatian terhadap dua sektor tersebut menjadi prioritas.

“Kami mencoba menginvestigasi persoalan-persoalan fundamental di tanah Papua, khususnya Papua Tengah. Fokusnya adalah pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Melalui forum ini, pihaknya berharap lahir gagasan dan konsep kebijakan yang mampu menjawab tantangan nyata di lapangan, terutama dalam menyelamatkan generasi muda Papua.

Dorong Rekomendasi Kebijakan ke Pemerintah Pusat

Sebagai tindak lanjut, DPD RI akan menyusun rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada kementerian dan lembaga terkait di tingkat pusat.

“Output dari kegiatan ini adalah kami akan menyiapkan rekomendasi kebijakan. Kata kuncinya ada tiga: komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi,” tegas Laurens juga sebagai Dosen UniversitasKristenIndonesia.

Pentingnya Data Akurat dalam Perumusan Kebijakan

Peneliti pusat kajian studi pasifik di program studi hubungan internasional di Universitas Kristen Indonesia ini menekankan bahwa salah satu persoalan utama di daerah adalah lemahnya validitas data, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan.

“Setiap kebijakan harus berbasis data yang valid dan akurat. Dengan data yang lengkap, kita bisa menentukan arah kebijakan yang tepat,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Soroti ‘Trilogi Killer’ bagi Generasi Muda Papua

Di sektor kesehatan, Laurens mengungkapkan adanya tiga persoalan besar yang menjadi ancaman serius bagi generasi muda Papua, yang disebut sebagai “trilogi killer”.

“Yang pertama adalah penyebaran HIV/AIDS yang cukup tinggi, kedua peredaran narkoba, dan ketiga minuman keras. Ini tiga hal yang saling berkaitan dan menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Menurutnya, ketiga persoalan tersebut harus ditangani secara terpadu karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab berbagai tantangan tersebut, termasuk memperkuat kapasitas kebijakan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di Provinsi Papua Tengah.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jarak Pandang Menurun, Polres Mimika Minta Pengendara Lebih Hati-hati

13 Oktober 2026 - 11:42 WIB

IMG 20261013 WA0049

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Dekai Disergap, Polisi Sita Amunisi dan Senjata Tajam

13 Oktober 2026 - 11:36 WIB

IMG 20261013 WA0048

DPRK Mimika Perkuat Pemahaman Masyarakat soal Perlindungan UMKM OAP

13 Oktober 2026 - 11:24 WIB

IMG 20261013 WA0044

Kabut Asap Tebal Mulai Masuk Rumah Warga, Aktivitas Pagi di Tengah Ancaman Gangguan Kesehatan

13 Oktober 2026 - 11:21 WIB

IMG 20261013 WA0042

Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah

13 Oktober 2026 - 10:50 WIB

IMG 20261013 WA0429
Trending di Headline