DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) sekaligus memberangkatkan Tim Harmonisasi ke Distrik Kapiraya melalui jalur udara pada Senin (2/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas situasi yang terjadi di wilayah tersebut serta untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Pengiriman bantuan melibatkan unsur Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Deiyai dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka misi kemanusiaan.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menyampaikan bahwa penerbangan ke Kapiraya dapat terlaksana setelah pemerintah daerah berhasil mengupayakan pembukaan kembali akses Bandara Kapiraya.
Sebelumnya, akses penerbangan menuju Kapiraya sempat ditutup oleh Kementerian Perhubungan, menyusul insiden pembunuhan pilot dan kopilot di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, pada Februari 2026 lalu. Penutupan tersebut berdampak pada terhambatnya distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Menanggapi kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Deiyai mengajukan permohonan resmi melalui surat Nomor 553/026/BUP/II/2026 yang ditandatangani di Waghete, guna meminta pembukaan kembali akses penerbangan untuk kepentingan kemanusiaan.
“Permohonan tersebut kami sampaikan agar pemerintah dapat menyalurkan bahan makanan sekaligus meninjau langsung kondisi masyarakat di Kapiraya,” ujar Bupati Melkianus Mote.
Selain mengangkut bantuan bahan makanan, pesawat juga membawa Kepala Distrik Kapiraya, perwakilan DPRK jalur Otonomi Khusus dari Kapiraya, unsur rohaniwan, serta personel TNI guna mendukung proses penyaluran bantuan dan pemantauan situasi di lapangan.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan atas respons cepat terhadap permohonan pemerintah daerah, serta kepada pihak pemilik pesawat yang turut membantu kelancaran distribusi bantuan. Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang menyambut baik program kemanusiaan ini dengan semangat “Enaimo Ekowai untuk Deiyai”.

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap distribusi bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan situasi kemanusiaan di Distrik Kapiraya. (SK)






