Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Hilal Tak Teramati Posisi Minus 1,93 Derajat di POB Merauke, Kakanwil Kemenag Papua Ajak Umat Kedepankan Toleransi Sambut Ramadan

Etty Welerbadge-check


					Hilal Tak Teramati Posisi Minus 1,93 Derajat di POB Merauke, Kakanwil Kemenag Papua Ajak Umat Kedepankan Toleransi Sambut Ramadan Perbesar

MERAUKE – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua bersama Tim Falakiyah, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pengadilan Agama telah melaksanakan pemantauan (rukyatul) hilal awal bulan Ramadan 1447 Hijriah di Pos Observasi Bulan (POB) Pantai Lampu Satu, Kabupaten Merauke, pada Selasa sore. Berdasarkan data astronomis dan pemantauan langsung, hilal dipastikan tidak teramati karena posisinya masih berada di bawah ufuk.

Img 20260217 wa0012

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, S.Ag., menegaskan bahwa kehadiran tim gabungan di Merauke bukan sekadar untuk menguji perhitungan matematis, melainkan wujud nyata ketaatan terhadap perintah agama sekaligus pelaksanaan tugas institusional yang diamanatkan oleh negara.

Img 20260217 wa0015

“Apa pun hasil dari pengamatan kita di Merauke pada hari ini, data tersebut akan menjadi landasan dan laporan pendukung yang krusial bagi pelaksanaan Sidang Isbat di tingkat pusat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia,” ujar Klemens Taran dalam sambutannya.

Mengingat potensi perbedaan penetapan awal Ramadan, Kakanwil juga menitipkan pesan penting bagi masyarakat.

“Walaupun nantinya mungkin terdapat perbedaan dalam penetapan dan pelaksanaan awal Ramadan, marilah kita senantiasa mengedepankan sikap saling menghargai, menghormati, serta terus menjaga kebersamaan dan kedamaian di tengah masyarakat,” harapnya.

 

Data Astronomis BMKG dan Tim

Falakiyah Secara ilmiah, peluang terlihatnya hilal di ufuk Merauke sangat kecil bahkan mustahil. Perwakilan BMKG Merauke memaparkan bahwa konjungsi terjadi pada pukul 21.01.07 WIT dengan ketinggian hilal minus 1,93 derajat.

“Posisi bulan (hilal) berada di sebelah selatan bawah matahari dengan fraksi iluminasi atau kecerahan hilal hanya sebesar 0,02 persen. Dari data ini dipastikan bahwa hilal mustahil terlihat karena masih di bawah ufuk,” jelas pihak BMKG.

Img 20260217 wa0009

Kondisi ini juga diperkuat dengan prakiraan cuaca di lokasi pengamatan yang dilaporkan berawan sejak sore hingga malam hari.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Hisab Rukyat (Falakiyah) Provinsi Papua, Dr. Hendra Y. Rahman, menjelaskan bahwa posisi hilal yang minus tidak hanya terjadi di ujung timur Indonesia.

 

“Ketinggian hilal dari Merauke ini minus 2 derajat. Jangankan di sini, sampai di Sabang pun posisinya masih minus 0,9 di bawah ufuk. Jadi kalau ada yang mengatakan melihat hilal dari Merauke sampai Sabang sana, itu wajib ditolak,” tegas akademisi IAIN Fattahul Muluk tersebut.

Img 20260217 wa0019

Hendra juga menambahkan bahwa kegiatan rukyatul hilal ini adalah pengejawantahan dari ketaatan kepada Allah, Rasul, dan pemerintah (ulil amri).

Sebagai bentuk kesiapan prosedural, Pengadilan Agama turut hadir di lokasi pengamatan. Sesuai aturan yang berlaku sejak 2023, kehadiran Pengadilan Agama bertujuan untuk menggelar sidang insidentil dan mengambil sumpah apabila ada perukyat yang berhasil melihat hilal.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua, Muslimin Yelipele, serta perwakilan ormas keagamaan mulai dari MUI, NU, Muhammadiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga Yayasan Pendidikan Agama Islam. Seluruh data pengamatan dari POB Merauke ini selanjutnya diteruskan ke Jakarta sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lantik Perempuan Pertama Deiyai Jadi Pj Kepala Kampung Wagomani 

20 April 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260420 WA0109

TNI-Polri Dipersiapkan Amankan Kunjungan Wapres di Timika

20 April 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260420 WA0068

DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat

20 April 2026 - 09:38 WIB

IMG 20260420 WA0054

Apel Gabungan, Bupati Melkianus Tegaskan Kembali Soal Disiplin Kinerja dan Tunjangan ASN 

20 April 2026 - 09:27 WIB

IMG 20260420 WA0050

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017
Trending di Headline