Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Wamendagri Ribka Haluk Berduka atas Tewasnya Dua Pilot Smart Air di Boven Digoel

Etty Welerbadge-check


					Wamendagri Ribka Haluk Berduka atas Tewasnya Dua Pilot Smart Air di Boven Digoel Perbesar

Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua pilot pesawat PT Smart Air Aviation yang menjadi korban penembakan di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Pesawat jenis Cessna PK-SNR dengan rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu dilaporkan ditembak saat menjalankan penerbangan perintis untuk melayani masyarakat di wilayah terpencil. Dua pilot yang gugur dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Capt. Egon E dan Capt. Baskoro. Pesawat tersebut mengangkut 13 penumpang.

“Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya dua pilot yang ditembak di Boven Digoel,” ujar Ribka Haluk di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Ribka yang juga merupakan Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua mengaku prihatin dan kecewa atas aksi penembakan terhadap para pilot yang tengah menjalankan tugas pelayanan kemanusiaan di Papua.

Menurutnya, tindakan penembakan tersebut sangat tidak manusiawi, mengingat para pilot penerbangan perintis memiliki peran penting dalam menjangkau masyarakat yang hidup di wilayah pelosok Papua.

“Ini sangat tidak manusiawi karena mereka ini melayani masyarakat hingga ke wilayah terpencil,” tegas Ribka.

Ia menjelaskan, penerbangan perintis merupakan salah satu sarana utama untuk membuka akses pelayanan bagi masyarakat pedalaman, termasuk distribusi logistik, pendidikan, dan kesehatan. Penerbangan tersebut juga menuntut keberanian tinggi serta dedikasi besar dari para pilot.

“Oleh karena itu, saya mengajak saudara-saudara di Papua untuk merenungkan kembali hal ini. Tidak boleh ada lagi penembakan terhadap orang-orang yang dengan sepenuh hati melayani di Papua, seperti pilot, guru, dan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Ribka menegaskan bahwa Papua dikenal sebagai Tanah Injil dan Tanah Damai, sehingga kekerasan yang merenggut nyawa manusia tidak seharusnya terus terjadi.

“Sudah hukum Tuhan itu, tidak boleh membunuh,” katanya.

Lebih lanjut, Ribka berharap pemerintah daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga kepala distrik dan kepala kampung, serta lembaga lain seperti DPR dan MRP, turut bertanggung jawab dalam menjamin keamanan dan perdamaian di Tanah Papua.

Ia juga meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

“Pihak keamanan diminta mengungkap pelaku penembakan ini, termasuk semua kejadian penembakan oleh orang tak dikenal di Papua,” pungkas Ribka. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi

26 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261026 WA0066

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kantong Plastik di Jalan Megantara Timika

26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

IMG 20261026 WA0019

HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Jemaat Diajak Perkuat Kasih, Keadilan, dan Kedamaian di Mimika

26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261026 214619

Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan

26 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gubernur dan rombongan melihat langsung proses pergerakan kendaraan di lapangan dari room kontrol

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029
Trending di Headline