Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Panen Jagung 2 Hektare di Nabire

Etty Welerbadge-check


					Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Panen Jagung 2 Hektare di Nabire Perbesar

NABIRE – Tani Merdeka Indonesia Provinsi Papua Tengah kembali melaksanakan panen jagung seluas 2 hektare yang ditanam secara swadaya di dua lokasi berbeda, yakni Kampung Wanggar Sari Karadiri I dan Karadiri II, Kabupaten Nabire, pada Kamis (29/1/2026).

Kegiatan panen tersebut melibatkan Dinas Pertanian Provinsi Papua Tengah dan Dinas Pertanian Kabupaten Nabire. Hadir langsung Kepala Bidang Pertanian Provinsi Papua Tengah, Tubal Kain Koibur, SP, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Sumardi Abdulah, beserta staf, serta jajaran pengurus Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah.

Img 20260129 wa0098

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Papua Tengah, Aser Yogi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa seluruh aktivitas pertanian yang dilakukan pihaknya di Papua Tengah dijalankan secara swadaya dan berorientasi pada kemajuan masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP).

“Hari ini saya tidak berbicara tentang provinsi lain di Indonesia, tetapi tentang Papua Tengah. Apa yang kami lakukan selama ini murni swadaya demi kemajuan orang asli Papua, namun kami juga melibatkan saudara-saudara non-OAP karena mereka juga memiliki hati untuk membangun Papua Tengah,” ujar Aser Yogi.

Ia menjelaskan, hingga saat ini Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah telah menanam jagung seluas 7 hektare di berbagai lokasi, mengembangkan pertanian padi, mengelola 29 kolam perikanan, serta membangun lebih dari 100 kandang ternak babi. Selain itu, Tani Merdeka juga telah membuka lahan pertanian seluas sekitar 17.210 hektare di wilayah Papua Tengah.

Menurut Aser, pihaknya sengaja membagi lokasi tanam di berbagai wilayah agar manfaat program pertanian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pemilik hak ulayat.

“Walaupun saya punya lokasi sendiri yang jaraknya lebih dari 10 kilometer, saya memilih tidak menanam di sana. Saya ingin berbagi ke masyarakat pemilik lahan agar semua bisa merasakan dampak dari Tani Merdeka di Papua Tengah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa dari Kementerian Pertanian, Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah mendapatkan alokasi pembukaan lahan seluas 2.000 hektare, yang saat ini telah dibuka khususnya di Kabupaten Nabire sesuai arahan kementerian.

Img 20260129 wa0096

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Merdeka Karadiri II, Mery Cristin Pekei, mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi petani di lapangan adalah keterbatasan pupuk, obat pembasmi hama, dan bibit.

“Kami tanam dengan kondisi seadanya, sehingga hasil panen ada yang bagus dan ada juga yang kurang maksimal,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Sumardi Abdulah, menyatakan komitmennya untuk mendukung Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah, khususnya dalam pemberdayaan orang asli Papua.

“Kami akan memberikan apa yang menjadi hak orang asli Papua. Karena Tani Merdeka ini merupakan program yang baru dibentuk dari kementerian, kami akan mengupayakan bantuan alat untuk pengolahan hasil panen, serta bibit yang masih tersedia untuk diberikan kepada Tani Merdeka. Selanjutnya kita akan berjalan bersama-sama,” tegas Sumardi.

Panen jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah dalam mendukung ketahanan pangan daerah serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline