Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

News

Wagub Papua Tengah Hadiri Tahbisan Gereja Katolik di Timor Tengah Utara

adminbadge-check


					Wagub Papua Tengah Hadiri Tahbisan Gereja Katolik di Timor Tengah Utara Perbesar

NABIRE – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, menghadiri perayaan Tahbisan (Pemberkatan) Gereja Katolik Santa Maria Goreti Paroki Santo Petrus dan Santo Paulus Lurasik yang berlokasi di Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (15/12/2025).

​Kehadiran Wagub Deinas Geley pada acara keagamaan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah Papua Tengah dalam menjaga toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Indonesia.

Diresmikan oleh Kardinal Ignatius Suharyo

​Gereja baru tersebut secara resmi ditahbiskan oleh Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, yang didampingi oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr. Acara peresmian ini turut mengundang berbagai tokoh penting, termasuk Uskup se-Region Nusra, perwakilan Keuskupan Timor Leste, dan Gubernur NTT, serta umat paroki setempat.

​Dalam keterangannya, Wagub Deinas Geley menyampaikan rasa syukur dan bangga atas undangan yang diterimanya dari Keuskupan Atambua.

​“Saya menyampaikan terima kasih kepada Gereja Katolik di Keuskupan Atambua, karena saya bisa diundang menjelang hari ulang tahunku tanggal 16 Desember 2025 masuk ke usia yang ke-50 tahun,” ujar Deinas Geley.

 

​Wagub mengaku memilih untuk menghadiri Tahbisan Gereja ini alih-alih merayakan hari ulang tahunnya bersama keluarga. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan lintas iman.

​“Kebersamaan itu lebih penting, walaupun beda iman tapi intinya Katolik dan Protestan adalah pengikut Yesus Kristus,” tegasnya.

 

Gereja Dibangun Cepat dan Berkonsep Ekologis

​Menurut informasi dari Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Atambua, Romo Inosensius Nahak, Pr, gedung gereja lama Paroki Lurasik dibongkar pada 1 Agustus 2025, dan pembangunan gereja baru dimulai hanya dalam waktu dua minggu, yaitu pada 15 Agustus 2025. Pembangunannya diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, hanya empat bulan, yang didukung oleh donatur dari Selandia Baru.

​Bangunan gereja baru ini memiliki ukuran 26 x 48 meter, dilengkapi dengan 56 patung religius, dan menggunakan material khusus seperti batu marmer. Gereja ini dirancang dengan konsep ekologis, di mana bangunannya menyatu dengan alam karena dikelilingi oleh kawasan hutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline