Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Wagub Papua Tengah Hadiri Tahbisan Gereja Katolik di Timor Tengah Utara

adminbadge-check


					Wagub Papua Tengah Hadiri Tahbisan Gereja Katolik di Timor Tengah Utara Perbesar

NABIRE – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, menghadiri perayaan Tahbisan (Pemberkatan) Gereja Katolik Santa Maria Goreti Paroki Santo Petrus dan Santo Paulus Lurasik yang berlokasi di Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (15/12/2025).

​Kehadiran Wagub Deinas Geley pada acara keagamaan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah Papua Tengah dalam menjaga toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Indonesia.

Diresmikan oleh Kardinal Ignatius Suharyo

​Gereja baru tersebut secara resmi ditahbiskan oleh Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, yang didampingi oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr. Acara peresmian ini turut mengundang berbagai tokoh penting, termasuk Uskup se-Region Nusra, perwakilan Keuskupan Timor Leste, dan Gubernur NTT, serta umat paroki setempat.

​Dalam keterangannya, Wagub Deinas Geley menyampaikan rasa syukur dan bangga atas undangan yang diterimanya dari Keuskupan Atambua.

​“Saya menyampaikan terima kasih kepada Gereja Katolik di Keuskupan Atambua, karena saya bisa diundang menjelang hari ulang tahunku tanggal 16 Desember 2025 masuk ke usia yang ke-50 tahun,” ujar Deinas Geley.

 

​Wagub mengaku memilih untuk menghadiri Tahbisan Gereja ini alih-alih merayakan hari ulang tahunnya bersama keluarga. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan lintas iman.

​“Kebersamaan itu lebih penting, walaupun beda iman tapi intinya Katolik dan Protestan adalah pengikut Yesus Kristus,” tegasnya.

 

Gereja Dibangun Cepat dan Berkonsep Ekologis

​Menurut informasi dari Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Atambua, Romo Inosensius Nahak, Pr, gedung gereja lama Paroki Lurasik dibongkar pada 1 Agustus 2025, dan pembangunan gereja baru dimulai hanya dalam waktu dua minggu, yaitu pada 15 Agustus 2025. Pembangunannya diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, hanya empat bulan, yang didukung oleh donatur dari Selandia Baru.

​Bangunan gereja baru ini memiliki ukuran 26 x 48 meter, dilengkapi dengan 56 patung religius, dan menggunakan material khusus seperti batu marmer. Gereja ini dirancang dengan konsep ekologis, di mana bangunannya menyatu dengan alam karena dikelilingi oleh kawasan hutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline