Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Hukrim

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah Perbesar

ILAGA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya meminta kepada Organisasi Papua Merdeka untuk tidak mengganggu stabilitas keamanan sehingga sukacita dapat dirasakan seluruh masyarakat.

“Kita sama-sama jaga Kabupaten Puncak ini. Desember ini jangan ada gangguan. OPM jangan masuk. Menjelang Natal Desember ini, jangan ganggu kita. Kabupaten Puncak ini kita jaga keamanan untuk masyarakat dan untuk Papua,” ujarnya dalam acara adat bakar batu masyarakat Puncak, di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (6/12/2025).

Kata Abelom, ketakutan dirasakan masyarakat pada bulan Desember ini lantaran OPM disebut kerap melakukan aksi. Diketahui, Kabupaten Puncak merupakan salah satu daerah rawan konflik bersenjata.

Masyarakat pun siap bersatu membantu aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan khususnya jelang perayaan natal 25 Desember nanti.

Dengan begitu, proses pembangunan di daerah Puncak dapat berjalan tanpa hambatan.

“Pembangunan harus jalan, jangan ganggu proses pembangunan. Kita bangun Kabupaten Puncak ini bersama-sama. Terima kasih juga kepada bapak Presiden Prabowo yang perhatian kepada kami di sini. Sebelumnya, kemajuan pembangunan belum begitu terlihat, namun sekarang program pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Puncak Papua Dijadikan Medan Tempur OPM Kabupaten Puncak merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Tengah, yang dijadikan sebagai medan tempur OPM.

Selain melakukan penembakkan, OPM tercatat kerap melakukan pembakaran rumah warga, sekolah hingga fasilitas publik.

Menangani hal itu, sejumlah Satuan Tugas (Satgas) TNI-Polri ditempatkan di beberapa titik rawan untuk membantu satuan organik setempat. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News