Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Ketua DPD RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Anti-Bullying, Minta Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

adminbadge-check


					Ketua DPD RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Anti-Bullying, Minta Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Perbesar

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas fenomena bullying yang semakin marak di Indonesia dan mendesak pemerintah untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus Anti-Bullying guna mengatasi apa yang ia sebut sebagai “kedaruratan bullying di banyak daerah.”

​Pernyataan ini muncul menyusul tren peningkatan kasus kekerasan di lingkungan sekolah, termasuk kasus terbaru di SMPN 19 Tangerang Selatan yang dilaporkan menyebabkan seorang siswa berinisial MH meninggal dunia. Sultan menyampaikan bela sungkawa dan menegaskan bahwa fenomena bullying yang tidak dimitigasi secara serius berpotensi tinggi menyebabkan korban jiwa, terutama di era kebebasan bermedia sosial saat ini.

​”Peristiwa ini membutuhkan perhatian dan respons kebijakan khusus agar tidak terulang di masa depan,” ujar Sultan dalam keterangan tertulisnya. Selasa, (25/11).

​Sultan Baktiar Najamudin secara tegas mendorong kementerian dan lembaga terkait—mulai dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, Kementerian Informasi dan Digitalisasi, hingga pemerintah daerah—untuk bergerak cepat membentuk Satgas Khusus. Ia menilai dampak bullying sama berbahayanya dengan narkoba, yang mengancam masa depan generasi bangsa.

​”Oleh karena itu, kami mendorong segera dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) khusus Anti-Bullying untuk mengatasi kedaruratan ini,” tegasnya.

​Selain pembentukan Satgas, Ketua DPD RI tersebut juga mendorong pemerintah agar segera mempertimbangkan kebijakan pembatasan penggunaan media sosial oleh anak-anak.

​Ia menyarankan Indonesia mengikuti langkah Pemerintah Australia yang telah resmi membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun.

​”Saya kira Indonesia perlu menyusul langkah Pemerintah Australia tersebut,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline