Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

News

Ketua DPD RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Anti-Bullying, Minta Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

adminbadge-check


					Ketua DPD RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Anti-Bullying, Minta Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Perbesar

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas fenomena bullying yang semakin marak di Indonesia dan mendesak pemerintah untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus Anti-Bullying guna mengatasi apa yang ia sebut sebagai “kedaruratan bullying di banyak daerah.”

​Pernyataan ini muncul menyusul tren peningkatan kasus kekerasan di lingkungan sekolah, termasuk kasus terbaru di SMPN 19 Tangerang Selatan yang dilaporkan menyebabkan seorang siswa berinisial MH meninggal dunia. Sultan menyampaikan bela sungkawa dan menegaskan bahwa fenomena bullying yang tidak dimitigasi secara serius berpotensi tinggi menyebabkan korban jiwa, terutama di era kebebasan bermedia sosial saat ini.

​”Peristiwa ini membutuhkan perhatian dan respons kebijakan khusus agar tidak terulang di masa depan,” ujar Sultan dalam keterangan tertulisnya. Selasa, (25/11).

​Sultan Baktiar Najamudin secara tegas mendorong kementerian dan lembaga terkait—mulai dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, Kementerian Informasi dan Digitalisasi, hingga pemerintah daerah—untuk bergerak cepat membentuk Satgas Khusus. Ia menilai dampak bullying sama berbahayanya dengan narkoba, yang mengancam masa depan generasi bangsa.

​”Oleh karena itu, kami mendorong segera dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) khusus Anti-Bullying untuk mengatasi kedaruratan ini,” tegasnya.

​Selain pembentukan Satgas, Ketua DPD RI tersebut juga mendorong pemerintah agar segera mempertimbangkan kebijakan pembatasan penggunaan media sosial oleh anak-anak.

​Ia menyarankan Indonesia mengikuti langkah Pemerintah Australia yang telah resmi membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun.

​”Saya kira Indonesia perlu menyusul langkah Pemerintah Australia tersebut,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline