Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Demo Damai Persoalan Tapal Batas, FPHUM Nyatakan Sikap Kembalikan Hak Ulayat Masyarakat Adat Suku Kamoro/Mimika Wee Dari Potowai Buru Sampai ke Nakai 

Etty Welerbadge-check


					Demo Damai Persoalan Tapal Batas, FPHUM Nyatakan Sikap Kembalikan Hak Ulayat Masyarakat Adat Suku Kamoro/Mimika Wee Dari Potowai Buru Sampai ke Nakai  Perbesar

TIMIKA – Masyarakat asli suku Kamoro yang tergabung dalam Front Pemilik Hak Ulayat Mimika (FPHUM) mengelar aksi demo di Kantor DPRK Mimika pada Selasa (25/11/2025). Demo penyampaian aspirasi ini diterima langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wabup Emanuel Kemong, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau, Pj Sekda Abraham Kateyau, Waket DPRK beserta para Anggota DPRK Mimika.

Img 20251125 wa0096

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, aksi demo ini mendesak Pemerintah Daerah dan DPRK Mimika untuk segera menyelesaikan persoalan tapal batas yang telah dicaplok oleh Kabupaten tetangga.

Karena menurut masyarakat bahwa sebagai pemilik tanah Mimika Wee, mereka merasa tersingkirkan karena persoalan tapal batas yang sudah lama belum terselesaikan. Sehingga Pemerintah Daerah dan DPRK punya tanggungjawab untuk menyelesaikan masalah tapal batas ini.

Img 20251125 wa0097

Selain masyarakat melakukan orasi, terlihat juga sejumlah tulisan bahkan ada spanduk besar yang bertuliskan Front Pemilik Hak Ulayat Mimika (FPHUM) “Kembalikan Hak Ulayat Kami Mimika Wee Dari Potowai Sampai Nakai”. Selamatkan hak ulayat Mimika Wee, tegakan tapal batas Mimika Wee, serta hentikan perampasan tanah adat Mimika Wee.

Seusai mendengarkan aspirasi masyarakat, Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan bahwa hal ini sudah dibahas bersama-sama dengan Bupati Deiyai dan juga dengan Gubernur Papua Tengah.

Img 20251125 wa0144

“Sekarang ini menunggu waktu untuk rapat secara keseluruhan. Tetapi inti dari kesemua ini adalah Kementerian Dalam Negeri,” kata Bupati.

Menurut Bupati John bahwa pihaknya sudah membuat surat secara resmi kepada Menteri Dalam Negeri beberapa waktu lalu.

“Dua kali kita sudah membuat surat meminta supaya kembalikan tapal batas ini. Dan kami sekarang menunggu undangan dari Kementerian Dalam Negeri,”ujar Bupati Mimika.

Bupati Mimika juga berharap dukungan dari masyarakat dan DPRK Mimika agar persoalan ini selesai.

Img 20251125 wa0143

“Dalam rapat dengan DPRK saya minta untuk membantu, saya minta kepada masyarakat juga harus bantu dan berikan dukungan penuh. Saat ini tapal batas dengan Kaimana, Asmat, Kabupaten Puncak, Nduga sudah selesai, tinggal Deiyai dan Dogiyai, jadi kita akan berusaha,” harap Bupati John.

Img 20251125 wa0091

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah tahun depan akan ada program-program pembangunan perumahan di daerah perbatasan, oleh karena itu diharapkan masyarakat bisa menempatinya.

“Saya berharap sesudah dibangun harus ada yang tinggal, supaya bisa jaga tanah-tanah disana,” ujar Bupati John.

Sementara itu Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau mengatakan bahwa pihaknya tidak tutup mata, dan ini akan ditindaklanjuti dengan akan membuat Pansus.

Img 20251q125 wa0093

“Kami adalah wakil dari masyarakat, dan kami akan terus mendorong agar ini cepat diselesaikan. Jadi saya harap masyarakat juga bantu kami,” katanya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

23 Calon Anggota BPK Bakal Diuji Komite IV DPD RI Akhir September

12 September 2026 - 05:54 WIB

FB IMG

Ketua Komite IV DPD RI Apresiasi Program Pembukaan Rekening untuk 200 Juta Warga, BPD Jangan Ditinggalkan

12 September 2026 - 05:49 WIB

Q

Mama Makdalena Masih Membaca di Usia 56 Tahun, Jadi Tamparan bagi Kemalasan Anak Muda

11 September 2026 - 13:29 WIB

IMG 20260911 WA0015

Penyulutan Obor Prasetya Tandai Peringatan HUT ke-81 RRI di Nabire

11 September 2026 - 13:26 WIB

IMG 20260911 WA0002

Pemkab Nabire Percepat Program Pengembangan Padi PM-AAS Seluas 567 Hektare

11 September 2026 - 13:18 WIB

IMG 20260911 WA0001
Trending di Headline