Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Ketua APKM Tegaskan Masalah Tapal Batas Jangan Membawa Nama Suku Kei, Yosep Temorubun: MB Segera Klarifikasi Pernyataan di Medsos

Etty Welerbadge-check


					Ketua APKM Tegaskan Masalah Tapal Batas Jangan Membawa Nama Suku Kei, Yosep Temorubun: MB Segera Klarifikasi Pernyataan di Medsos Perbesar

TIMIKA – Ketua Umum Aliansi Pemuda Kei Mimika (APKM), Yoseph Temorubun menyampaikan pernyataan sikap dengan tegas kepada Musa Boma yang belum lama ini mengeluarkan stagmen di salah satu media, dimana menyebutkan “Suku Kei” dianggap memicu ketegangan lahan di Wakia.

Yosep menegaskan, permasalahan yang terjadi di wilayah tersebut adalah masalah tapal batas dan tidak ada kaitannya dengan anak-anak suku Kei. Sehingga dengan adanya narasi yang tersebar di media sosial itu semakin memperkeruh suasana.

“Sebagai ketua umum saya menghimbau jangan ada pihak yang mengkompori atau membangun sebuah narasi yang mengkaitkan suku kei dengan masalah di Wakia,” tegasnya pada Sabtu (22/11/2025).

Menurut Yosep,  jika yang bersangkutan ingin berbicara masalah tapal batas sebaiknya bertemu pihak Pemerintah dan mempertanyakannya hal tersebut, bukan membangun narasi yang menyebutkan nama suku.

Yosep menghimbau agar yang bersangkutan segera melakukan klarifikasi sebelum APKM mengambil langkah hukum. Pihaknya masih menunggu itikad baik yang bersanggkutan.

“Pernyataan yang tersebar di medsos mengandung SARA dan UU IT. Mohon segera klarifikasi, kalau tidak, kami akan mengambil langkah hukum karena data dan bukti yang sudah jelas-jelas menyebutkan nama suku,” tambahnya.

Selain itu, Yoseph juga meminta agar semua pemuda Kei tetap menahan diri tidak boleh terpancing dan membuat narasi di media sosial yang semakin memperkeruh suasana dan mengganggu stabilitas keamanan. Sebaliknya, Pemuda kei berperan membantu pemerintah menjaga keamanan di tanah Papua.

“Tanggung jawab kita adalah menjaga keamanan di Mimika dan seluruh tanah Papua. Kita mencari makan di sini bersama orang Papua dengan cara terhormat melanjutkan perjuangan para leluhur, membantu pemerintah darah menjaga keamanan,” pungkasnya. (Etty) 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lantik Perempuan Pertama Deiyai Jadi Pj Kepala Kampung Wagomani 

20 April 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260420 WA0109

TNI-Polri Dipersiapkan Amankan Kunjungan Wapres di Timika

20 April 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260420 WA0068

DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat

20 April 2026 - 09:38 WIB

IMG 20260420 WA0054

Apel Gabungan, Bupati Melkianus Tegaskan Kembali Soal Disiplin Kinerja dan Tunjangan ASN 

20 April 2026 - 09:27 WIB

IMG 20260420 WA0050

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017
Trending di Headline