Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

News

Pemuda Katolik Paniai Tolak Keras Penambahan Militer Non-Organik, Desak Perang Melawan Miras dan Judi

adminbadge-check


					Pemuda Katolik Paniai Tolak Keras Penambahan Militer Non-Organik, Desak Perang Melawan Miras dan Judi Perbesar

ENAROTALI,– Ketua Karateker Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Paniai, Yunus Gobay, menyatakan keseriusan organisasinya dalam membenahi internal melalui kaderisasi sambil mendampingi masyarakat menghadapi isu keamanan dan penyakit sosial yang disampaikan melalui Tiiruu Podcast. Sabtu, (22/11/2025).

​Gobay menyoroti tingginya kasus HIV/AIDS (mencapai 2.527 kasus per semester I 2025) dan maraknya Miras, Judi, dan Prostitusi yang merusak tatanan sosial. Menurutnya, Miras bukanlah budaya Paniai dan hanya membawa kemusnahan.

​Kritik utama diarahkan pada lemahnya ketegasan pengawasan dan penegakan Perda yang sudah ada. “Perda tentang pemberantasan Miras sudah ditetapkan, namun kendalanya adalah pengawasan produk hukumnya,” tegas Gobay. Pemuda Katolik siap mendukung penuh upaya KPA dan penindakan tegas terhadap perjudian.

​Isu paling krusial yang diangkat adalah penolakan keras masyarakat Paniai terhadap penambahan militer non-organik (TNI Mariner dan Rajawali). Penolakan ini didasari oleh trauma masa lalu dan kekhawatiran bahwa penempatan pasukan justru menambah konflik di wilayah yang diklaim relatif stabil.

​Pemuda Katolik telah mendampingi aksi masyarakat dan mendukung langkah DPRD Paniai membentuk tim pansus untuk mengawal aspirasi penarikan pasukan tersebut hingga ke pemerintah pusat.

​Sebagai penutup, Gobay menyerukan agar semua Organisasi Kepemudaan (OKP) di Paniai bersatu menjadi “agen perubahan negeri” dan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, demi membangun Paniai yang damai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lantik Perempuan Pertama Deiyai Jadi Pj Kepala Kampung Wagomani 

20 April 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260420 WA0109

TNI-Polri Dipersiapkan Amankan Kunjungan Wapres di Timika

20 April 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260420 WA0068

DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat

20 April 2026 - 09:38 WIB

IMG 20260420 WA0054

Apel Gabungan, Bupati Melkianus Tegaskan Kembali Soal Disiplin Kinerja dan Tunjangan ASN 

20 April 2026 - 09:27 WIB

IMG 20260420 WA0050

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017
Trending di Headline