Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Pemuda Katolik Paniai Tolak Keras Penambahan Militer Non-Organik, Desak Perang Melawan Miras dan Judi

adminbadge-check


					Pemuda Katolik Paniai Tolak Keras Penambahan Militer Non-Organik, Desak Perang Melawan Miras dan Judi Perbesar

ENAROTALI,– Ketua Karateker Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Paniai, Yunus Gobay, menyatakan keseriusan organisasinya dalam membenahi internal melalui kaderisasi sambil mendampingi masyarakat menghadapi isu keamanan dan penyakit sosial yang disampaikan melalui Tiiruu Podcast. Sabtu, (22/11/2025).

​Gobay menyoroti tingginya kasus HIV/AIDS (mencapai 2.527 kasus per semester I 2025) dan maraknya Miras, Judi, dan Prostitusi yang merusak tatanan sosial. Menurutnya, Miras bukanlah budaya Paniai dan hanya membawa kemusnahan.

​Kritik utama diarahkan pada lemahnya ketegasan pengawasan dan penegakan Perda yang sudah ada. “Perda tentang pemberantasan Miras sudah ditetapkan, namun kendalanya adalah pengawasan produk hukumnya,” tegas Gobay. Pemuda Katolik siap mendukung penuh upaya KPA dan penindakan tegas terhadap perjudian.

​Isu paling krusial yang diangkat adalah penolakan keras masyarakat Paniai terhadap penambahan militer non-organik (TNI Mariner dan Rajawali). Penolakan ini didasari oleh trauma masa lalu dan kekhawatiran bahwa penempatan pasukan justru menambah konflik di wilayah yang diklaim relatif stabil.

​Pemuda Katolik telah mendampingi aksi masyarakat dan mendukung langkah DPRD Paniai membentuk tim pansus untuk mengawal aspirasi penarikan pasukan tersebut hingga ke pemerintah pusat.

​Sebagai penutup, Gobay menyerukan agar semua Organisasi Kepemudaan (OKP) di Paniai bersatu menjadi “agen perubahan negeri” dan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, demi membangun Paniai yang damai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline