Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

News

Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju : Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University

adminbadge-check


					Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju : Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University Perbesar

JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie menegaskan bahwa Indonesia perlu segera meninggalkan paradigma teaching university dan beralih menuju research university jika ingin mengejar ketertinggalan dan menjadi negara maju. Hal itu disampaikan Stella saat memaparkan arah pengembangan pendidikan tinggi berbasis riset nasional.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak bisa lagi hanya berfokus pada kegiatan mengajar, tetapi harus menjadi pusat riset dan inovasi yang menghasilkan temuan ilmiah yang dapat langsung berdampak pada ekonomi dan pembangunan nasional.

“Semua negara maju memiliki pola yang sama: mereka meninggalkan teaching university dan membangun research university sebagai pusat inovasi. Jika Indonesia ingin melompat lebih jauh, riset harus menjadi prioritas utama,” tegas Stella.

Belajar dari Negara-Negara Maju: Jerman, AS, dan China

Stella memaparkan contoh bagaimana negara-negara maju berhasil melakukan lompatan ekonomi berkat ekosistem riset yang kuat:

  • Jerman mulai membangun universitas riset sejak awal 1800-an dan memetik hasilnya selama masa Perang Prusia pada 1870-an.

  • Amerika Serikat mengembangkan kekuatan riset sejak 1940-an dan mendominasi inovasi global pada akhir Perang Dingin tahun 1980-an.

  • China memulai transformasi risetnya pada 1980-an dan kini menjadi pusat teknologi dunia, bahkan klaster teknologi dan inovasi sudah menyumbang sekitar 13,4 persen Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut.

“Polanya jelas. Negara dengan riset kuat akan memimpin inovasi, dan inovasi akan memimpin perekonomian,” kata Stella.

Riset Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hingga 0,9 Persen

Stella mengutip studi Fryman dan Balina (2016) yang menunjukkan bahwa investasi riset memiliki dampak langsung terhadap kenaikan PDB. Dalam jangka pendek, riset mampu meningkatkan ekonomi sebesar 0,2 persen, sedangkan dalam jangka panjang dapat mencapai 0,9 persen.

Karena itu, Stella menilai Indonesia perlu mempercepat penguatan riset agar mampu mencapai target ambisius pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.

Anggaran Riset Naik Dua Kali Lipat

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Stella menjelaskan bahwa anggaran riset nasional telah meningkat signifikan dalam periode terakhir. Dari sebelumnya Rp1,47 triliun, kini naik menjadi Rp3,2 triliun.

“Kenaikan anggaran ini adalah sinyal kuat bahwa pemerintah ingin riset menjadi mesin utama pembangunan. Namun anggaran saja tidak cukup — kita harus membangun kolaborasi antara kampus, industri, lembaga penelitian, dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Bangun Ekosistem Riset Nasional

Stella menegaskan bahwa transformasi perguruan tinggi menjadi research university membutuhkan perubahan budaya akademik. Dosen tidak hanya mengajar, melainkan harus aktif meneliti. Mahasiswa bukan hanya mendengar teori, tetapi terlibat dalam laboratorium dan inovasi. Industri juga harus membuka diri untuk menerima hasil penelitian kampus.

“Ekosistem riset harus dibangun secara komprehensif. Universitas tidak boleh berdiri sendiri. Industri, pemerintah, dan komunitas harus menjadi bagian dari proses inovasi,” pungkas Stella.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News