Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

News

Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Gencarkan Sosialisasi, Peternakan Harus Jadi Bisnis, Bukan Sampingan

adminbadge-check


					Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Gencarkan Sosialisasi, Peternakan Harus Jadi Bisnis, Bukan Sampingan Perbesar

NABIRE – Tani Merdeka Indonesia (TMI) Papua Tengah mengambil langkah tegas untuk mentransformasi sektor peternakan di Kabupaten Nabire. Melalui Bidang Peternakan Kabupaten, TMI menggelar sosialisasi intensif pada Selasa (11/11/2025) yang menyasar lima distrik.

Sosialisasi ini difokuskan pada upaya peningkatan kapasitas bagi kelompok masyarakat yang selama ini mengelola usaha ternak dalam skala kecil dan menengah. Tujuannya adalah mengubah persepsi peternakan dari sekadar kegiatan subsisten menjadi usaha yang berkelanjutan, profesional, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ketua Bidang Peternakan Kabupaten Nabire, Yusuf Kudiai, memimpin langsung kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya manajemen modern. “Peternakan bukan hanya sekadar kegiatan sampingan, tetapi adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi rakyat,” ujar Kudiai. “Kami ingin masyarakat di lima distrik ini mampu mengembangkan potensi peternakan secara mandiri.”

Materi sosialisasi mencakup spektrum luas kebutuhan peternak, antara lain:

  • Manajemen Kandang: Penataan dan kebersihan kandang yang berdampak langsung pada kesehatan ternak.
  • Strategi Pakan: Pengetahuan tentang komposisi pakan yang optimal untuk pertumbuhan dan produktivitas hewan.
  • Kesehatan Hewan: Pencegahan penyakit dan langkah-langkah penanganan dasar.
  • Akses Pasar: Pemetaan potensi dan jalur distribusi produk ternak di pasar lokal.

Ketua TMI Papua Tengah, Aser Yogi, turut memberikan apresiasi tinggi atas kerja konkret di lapangan dan menjanjikan dukungan yang berkelanjutan. TMI menargetkan sosialisasi ini akan diikuti dengan pendampingan teknis, pelatihan lanjutan, serta penguatan kelembagaan untuk memastikan program tidak berhenti di tahap teori. Langkah ini dianggap krusial untuk mengatasi tantangan umum di wilayah tersebut, seperti akses pakan dan keterbatasan tenaga ahli.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News