Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Senator Filep Wamafma: Prioritaskan Pengungsi dan Selesaikan Akar Masalah Konflik Papua

adminbadge-check


					Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, Perbesar

Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma,

JAKARTA – Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, yang juga menjabat sebagai Sekretaris MPR For Papua, secara tegas mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah konkret dan segera menyelesaikan konflik bersenjata yang terus berlarut-larut di tanah Papua.

Desakan ini muncul seiring dengan meningkatnya eskalasi kekerasan di wilayah tersebut dan dampak kemanusiaan yang ditimbulkannya, khususnya bagi masyarakat sipil yang terpaksa mengungsi.

“Kami mendesak kepada Bapak Presiden Prabowo untuk segera menuntaskan konflik bersenjata di Papua. Selain jatuh banyak korban jiwa, mohon perhatikan nasib masyarakat yang terpaksa mengungsi,” ujar Dr. Filep dalam keterangannya pada Senin (3/11/2025).

Menurut Dr. Filep, kondisi para pengungsi sangat memprihatinkan. Mereka yang terpaksa meninggalkan rumahnya dan berlindung di hutan atau tempat penampungan mengalami kesulitan mendasar.

“Merasa tidak aman, menderita di pengungsian, susah makan dan obat-obatan. Belum lagi terganggu aktivitas sehari-harinya. Situasi keamanan yang tidak stabil ini harus segera dihentikan,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa akar masalah harus segera diselesaikan agar pengungsian tidak terus bertambah dan penderitaan masyarakat bisa berakhir.

Desakan ini diperkuat oleh berbagai insiden kekerasan yang terjadi belakangan ini. Seperti diketahui, konflik bersenjata kembali memanas pada pertengahan Oktober 2025, termasuk kontak tembak antara TNI dan KSB di Kabupaten Intan Jaya dan penembakan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Senator Filep berharap pemerintah dapat memprioritaskan penyelesaian akar konflik ini dengan memberikan perhatian penuh kepada pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

“Mari kita, terutama pemerintah memberikan perhatian penuh atas nasib masyarakat pengungsi saat ini dengan memenuhi kebutuhan mereka dan utamanya menyelesaikan penyebab pengungsian yaitu gangguan keamanan,” tutup Dr. Filep

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline