Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Fokus Kebijakan Fiskal: Menkeu Purbaya dan DPD Sepakat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Demi Kemakmuran Bersama

adminbadge-check


					Fokus Kebijakan Fiskal: Menkeu Purbaya dan DPD Sepakat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Demi Kemakmuran Bersama Perbesar

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bersama kegiatan pemerintah, DPR, dan DPD, memiliki tujuan tunggal: membuat masyarakat Indonesia kaya bersama.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen pada Senin (3/11/2025). Pertemuan ini membahas arah kebijakan fiskal nasional, upaya penguatan ekonomi daerah, serta sinkronisasi pelaksanaan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD).

Poin-Poin Kunci Kebijakan Fiskal:

1. Memacu Pertumbuhan Ekonomi dengan ‘Fisconomics’

Menkeu Purbaya menjelaskan, pemerintah berupaya memperbaiki ekonomi yang sempat tertekan dengan mengaktifkan seluruh mesin pertumbuhan. Salah satu langkah terobosan adalah menginjeksikan likuiditas sebesar Rp200 triliun dari uang pemerintah di bank sentral ke sistem perbankan.

  • Dampak Positif: Kebijakan ini dinilai berhasil membalikkan sentimen negatif dan mendorong pertumbuhan. Data menunjukkan suku bunga deposito dan kredit investasi mulai turun, serta Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) terhadap pemerintah dan prospek ekonomi kembali naik.
  • Target: Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV mencapai di atas 5,5% dan secara bertahap didorong mencapai potential growth sekitar 6,7% untuk menyerap tenaga kerja secara optimal di sektor formal.

2. Sorotan pada Uang Daerah Mengendap

Menkeu Purbaya menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang merasa tersinggung atas sorotannya mengenai uang yang menganggur di kas daerah. Ia menegaskan tidak ada sentimen pribadi, melainkan dorongan agar Pemda segera membelanjakan anggarannya.

  • Optimalisasi Anggaran: Ia menekankan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan, termasuk yang bersumber dari utang, harus memberi manfaat maksimal bagi perekonomian.
  • Insentif Pinjaman: Untuk memacu pembangunan infrastruktur daerah, Purbaya menawarkan Pinjaman Daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan bunga yang lebih rendah, yakni sekitar 0,5%, asalkan proyek-proyek Pemda sudah siap dan layak secara profesional.

3. Kebijakan Fiskal APBN 2026

Mengenai APBN 2026, Menkeu memastikan kebijakan fiskal akan tetap ekspansif dan terukur dengan menjaga defisit di bawah 3% terhadap PDB, tepatnya 2,68%.

4. Perlindungan Industri Domestik

Menkeu juga menyoroti pentingnya melindungi industri dalam negeri. Ia menyatakan siap untuk mengambil langkah tegas, termasuk menutup jalur barang-barang ilegal seperti rokok tanpa cukai resmi dan pakaian bekas impor.

  • Contoh: Di sektor pertembakauan, Kemenkeu sedang menyiapkan tarif cukai khusus bagi industri rokok kecil domestik yang selama ini berada di sektor ilegal agar mau masuk menjadi pemain legal, sembari menindak tegas rokok ilegal yang merusak pasar.

Di akhir rapat, DPD RI mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam memperkuat efisiensi dan keadilan fiskal. DPD juga meminta Menkeu Purbaya untuk mengevaluasi kembali mekanisme Transfer ke Daerah (TKD), khususnya formula Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), agar lebih berpihak pada daerah dengan tingkat kemiskinan dan pendapatan rendah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline