Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

Papua Tengah Gelar Monev Keuangan Daerah, Gubernur Minta Percepatan Penyerapan Anggaran

Etty Welerbadge-check


					Papua Tengah Gelar Monev Keuangan Daerah, Gubernur Minta Percepatan Penyerapan Anggaran Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Realisasi Keuangan Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur, Nabire, Selasa (29/7/2025). Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Setda Papua Tengah, Dr. Zakharias F. Marey, S.Sos., M.MT, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta tamu undangan dari Kementerian Dalam Negeri.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., dalam sambutannya yang dibacakan secara resmi, menegaskan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Realisasi pendapatan kita hingga 25 Juli 2025 telah mencapai 60,66% dan menempatkan Papua Tengah di posisi tertinggi secara nasional. Ini adalah capaian yang patut kita syukuri,” ujar Gubernur.

Namun demikian, Gubernur mengingatkan bahwa realisasi belanja daerah baru mencapai 33,75%, yang masih perlu didorong untuk percepatan, agar manfaat program pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur Meki Nawipa mengidentifikasi sejumlah hambatan yang selama ini mempengaruhi lambatnya realisasi APBD, seperti keterlambatan penetapan pejabat pengelola keuangan, kurangnya pemahaman teknis dalam proses pengadaan barang dan jasa, serta kendala akses internet di beberapa wilayah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Gubernur memberikan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain:

* Percepatan realisasi anggaran sesuai jenis belanja;
* Optimalisasi koordinasi dengan LKPP;
* Penerapan pengadaan barang/jasa melalui e-Katalog Versi 6 dan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD);
* Alokasi minimal 40% anggaran barang/jasa untuk produk UMKM dan koperasi;
* Penguatan peran Inspektorat Daerah dalam memberikan keyakinan dan pengawasan kepada OPD;
* Pembentukan tim monitoring serta pelaksanaan rapat evaluasi secara berkala.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Plh. Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Horas M. Panjaitan, M.Ec.Dev, dan berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus ditingkatkan demi pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD digunakan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Papua Tengah,” tandanya

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret guna mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Desak Pusat Tolak DOB dan Cabut Izin Tambang

19 Mei 2026 - 02:44 WIB

IMG 20260518 WA0081

Masuki Musim Penghujan, Warga Inauga Diminta Tidak Buang Sampah Sembarangan  

19 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260518 WA0023

Penyerapan APBD Mimika Baru 11,38 Persen hingga Pertengahan Mei 2026, Wabup Ingatkan OPD Bergerak Cepat

19 Mei 2026 - 02:06 WIB

IMG 20260518 WA0077

Wabup Mimika Ingatkan OPD Maksimalkan Pelaksanaan Program dan Penyerapan APBD

19 Mei 2026 - 01:38 WIB

Img 20250714 wa0108(1)

Gubernur Papua Tengah Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih Saat Penandatanganan MoU dengan Kejati Papua

18 Mei 2026 - 14:51 WIB

IMG 20260518 WA0266
Trending di Headline