Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Uncategorized

Rusak Pipa Freeport, 3 Pria Ditembak Saat Kabur di Mimika – Polisi Temukan Bukti Olahan Konsentrat

adminbadge-check


					Rusak Pipa Freeport, 3 Pria Ditembak Saat Kabur di Mimika – Polisi Temukan Bukti Olahan Konsentrat Perbesar

MIMIKA – Tiga pria yang diduga terlibat dalam perusakan pipa milik PT Freeport Indonesia ditembak aparat saat mencoba kabur di kawasan tambang Mile Point 59, Mimika. Ketiganya kini dirawat di RSUD Mimika dan menjalani pemeriksaan intensif.

Para pelaku berinisial RR (27), LS (59), dan LA (31). Dua orang saat ini menjalani observasi medis, sementara satu lainnya masih diperiksa di Polres Mimika.

“Dua orang, RR dan LS, dalam perawatan di RSUD Mimika. Sementara LA sedang dalam pemeriksaan intensif,” ujar Kepala Operasi Amole I 2025, Kombes Irwan Yuli Prasetyo, Senin (7/7/2025).

Aksi Sabotase Terjadi 14 Kali

Perusakan jaringan pipa konsentrat dan pipa solar Freeport ini berlangsung berkali-kali—total 14 kali—sejak 21 Juni hingga 4 Juli 2025. Aksi dilakukan di sepanjang Mile Point 44 hingga 64, yang merupakan jalur vital dalam operasional tambang.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan SRM PT Freeport Indonesia tentang pemotongan pipa aktif dan nonaktif. Menindaklanjuti laporan itu, Satgas Amole I 2025 bersama manajemen perusahaan melakukan patroli di jalur rawan.

“Tim kami menemukan sebuah camp yang dihuni enam orang di Mile Point 59.8. Saat dilakukan pendekatan persuasif, para pelaku mencoba kabur,” jelas Irwan.

Aparat akhirnya melepaskan tembakan peringatan dan tembakan karet, hingga berhasil mengamankan tiga orang. Tiga lainnya melarikan diri ke hutan dan kini masih dalam pencarian.

Polisi Temukan Bukti Olahan Konsentrat

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kantong plastik berisi konsentrat olahan, serta alat yang diduga digunakan untuk memotong pipa.

“Ini bukan sekadar aksi pencurian, tapi pelanggaran hukum serius yang mengancam objek vital nasional. Kerugian tak hanya dirasakan perusahaan, tapi juga negara,” tegas Irwan.

Pengejaran Masih Berlanjut

Polisi saat ini masih memburu tiga pelaku lain yang berhasil melarikan diri. Mereka diduga bagian dari sindikat perusak fasilitas tambang. Aparat terus memperluas penyisiran di area sekitar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mama Makdalena Masih Membaca di Usia 56 Tahun, Jadi Tamparan bagi Kemalasan Anak Muda

11 September 2026 - 13:29 WIB

IMG 20260911 WA0015

Polisi Amankan 212 Liter Miral Lokal Yang Diselundupkan Dalam Barang Bawaan 

31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

IMG 20260831 WA0029

Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah

1 Januari 2026 - 06:15 WIB

Whatsapp Image 202aa5 04 01 At 01.36.07

Ditetapkan 53 Hektar Lahan Padi di Kimi, Produksi Papua Tengah Diharap Meningkat

22 November 2025 - 04:06 WIB

Img 20251122 130527

OPINI : Perizinan Usaha Minuman Beralkohol dalam Otsus Papua: Antara Kewenangan dan Tanggung Jawab Daerah

13 November 2025 - 04:02 WIB

Img 20251102 wa0155
Trending di Opini