Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

News

Temui Menteri HAM Natalius Pigai, Warga Papua Serahkan Tujuh Tuntutan

adminbadge-check


					Perwakilan dari warga Papua yang berdemonstrasi menerima ajakan Menteri HAM Natalius Pigai untuk melaksanakan audiensi di Kantor Kementerian HAM. CNN Indonesia/Adi Ibrahim Perbesar

Perwakilan dari warga Papua yang berdemonstrasi menerima ajakan Menteri HAM Natalius Pigai untuk melaksanakan audiensi di Kantor Kementerian HAM. CNN Indonesia/Adi Ibrahim

JAKARTA – Perwakilan warga Papua yang menggelar aksi demonstrasi di Jakarta akhirnya menerima ajakan audiensi dari Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian HAM, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/6).

Dalam audiensi tersebut, warga Papua menyampaikan aspirasi dan keresahan mereka secara langsung kepada Pigai, yang juga berasal dari Papua.

Berikut tujuh tuntutan yang disampaikan warga Papua kepada pemerintah:

  1. Negara segera melakukan investigasi terhadap jatuhnya korban sipil serta menangkap dan mengadili pelaku pelanggaran HAM oleh militer di Kabupaten Intan Jaya dan seluruh Tanah Papua.

  2. Negara membentuk tim investigasi independen terhadap berbagai kasus pelanggaran HAM yang terjadi sejak 2018 hingga 2025 di Intan Jaya.

  3. Negara segera memulangkan warga sipil yang saat ini mengungsi di hutan-hutan dan daerah lain seperti Timika, Nabire, dan sekitarnya.

  4. Mahasiswa, pelajar, dan rakyat Intan Jaya secara tegas menolak rencana penambangan emas di Blok Wabu, Kabupaten Intan Jaya oleh PT Antam Tbk.

  5. Negara diminta menarik pos-pos militer dari Distrik Hitadipa, Kampung Sugapa Lama, Kampung Jaindapa, dan Kampung Titigi di Kabupaten Intan Jaya.

  6. Negara segera menarik militer non-organik dari Intan Jaya dan seluruh wilayah Papua.

  7. Negara menghentikan pengiriman militer non-organik ke Intan Jaya dan Papua secara keseluruhan.

Respons Kementerian HAM

Menanggapi tuntutan tersebut, Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM.

“Permintaan mereka agar Kementerian HAM melakukan pemantauan dan penyelidikan atas konflik di Intan Jaya dan Puncak tidak dapat kami penuhi karena bukan kewenangan kami. Kementerian HAM adalah lembaga eksekutif, bukan yudisial,” kata Pigai dalam konferensi pers.

Pigai menyarankan agar laporan disampaikan kepada Komnas HAM, yang memiliki mandat untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan pelanggaran HAM.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa Kementerian HAM tetap menaruh perhatian terhadap isu-isu kemanusiaan, termasuk soal pengungsi.

“Dirjen Kepatuhan sudah melakukan pemantauan bulan lalu ke Papua Barat, tepatnya di Maybrat, dan Dirjen Instrumen juga telah turun ke Nduga. Kami aktif dalam penanganan isu pengungsi,” ungkap Pigai.

Saat ini, Kementerian HAM tengah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk mendukung program resettlement (pemukiman kembali) dan pemulihan bagi para pengungsi, termasuk di Intan Jaya dan Puncak.

“Kami akan memberi perhatian penuh terhadap kondisi di Intan Jaya, seperti yang telah kami lakukan di Maybrat dan Nduga,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Ajak Warga Mimika Jaga Toleransi Jelang Hari Besar Keagamaan

16 Februari 2026 - 13:29 WIB

20260105 085727

Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan

16 Februari 2026 - 13:19 WIB

Img 20260216 wa0019

Kasus Penembakan Pilot Smart Air, Satgas ODC Amankan Empat Orang, Dua Diantaranya Teridentifikasi

16 Februari 2026 - 13:12 WIB

Img 20260216 wa0153

Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah

16 Februari 2026 - 13:04 WIB

Img 20260114 wa0029

Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri Dirumahnya : Polisi Sebut Tidak Ditemukan Adanya Tanda-tanda Kekerasan

16 Februari 2026 - 13:00 WIB

Img 20260216 wa0148
Trending di Headline