Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Donatus Uwiya, Anak Muda Siriwo yang Mengasah Ilmu dari Pengalaman 

Etty Welerbadge-check


					Donatus Uwiya, Anak Muda Siriwo yang Mengasah Ilmu dari Pengalaman  Perbesar

NABIRE — Di pelosok Papua, tepatnya di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, terdapat kisah inspiratif dari seorang pemuda bernama Donatus Uwiya. Di usia muda, Donatus telah membuktikan bahwa keahlian tidak selalu harus ditopang oleh pendidikan formal tinggi. Dengan ketekunan dan semangat belajar dari pengalaman, ia menjelma menjadi seorang mekanik andal yang diandalkan masyarakat sekitarnya.

Berbekal rasa ingin tahu dan ketertarikan besar terhadap dunia otomotif, Donatus sejak muda mulai mendalami mesin motor. Ia tidak belajar di sekolah teknik atau institusi pelatihan resmi, tetapi menjadikan pengalaman dan observasi sebagai guru terbaiknya.

“Saya belajar dari pengalaman. Ilmu saya bukan kosong, saya bisa bongkar mesin motor, perbaiki, dan pasang kembali,” ujarnya Uwiya kepada awak media pada Rabu, (28/5/2025)

Kecintaan Donatus pada permesinan berawal dari keinginannya membantu warga di kampungnya yang sering mengalami kerusakan kendaraan namun sulit mendapatkan jasa perbaikan. Ketika kendaraan warga mogok atau rusak, Donatus tidak ragu turun tangan. Ia memperbaiki motor tetangga, teman, bahkan orang asing yang melintas — dan seringkali tanpa meminta imbalan.

Pengalaman-pengalaman inilah yang memperkuat keterampilannya. Setiap kendaraan yang ia tangani menjadi ruang belajar langsung yang penuh makna. Perlahan tapi pasti, keahlian Donatus kian terasah dan diakui oleh masyarakat. Ia bukan hanya menjadi solusi teknis di tengah keterbatasan akses layanan otomotif, tetapi juga sumber inspirasi bagi anak muda lain di wilayah tersebut.

Melihat kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, Donatus kemudian mendirikan Bengkel Potiyai, yang terletak di KM 171, Diyaikunu, Degeuwo, Siriwo. Bengkel ini kini menjadi pusat pelayanan kendaraan roda dua di daerah tersebut. Namun bukan hanya soal layanan perbaikan, Bengkel Potiyai juga berfungsi sebagai ruang belajar — tempat di mana pemuda-pemuda lokal bisa datang, melihat langsung proses kerja, dan belajar dari praktik.

“Siapa saja yang mau belajar, saya ajarkan. Saya senang kalau ada anak-anak muda yang tertarik. Daripada mereka tidak punya kegiatan, lebih baik mereka belajar,” tutur Donatus.

Dengan pendekatan terbuka ini, Donatus secara tidak langsung membangun ekosistem keterampilan berbasis komunitas — sesuatu yang sangat dibutuhkan di wilayah pedalaman seperti Siriwo.

Masyarakat sekitar memuji semangat dan dedikasi Donatus. Banyak yang berharap agar pemerintah daerah maupun pihak swasta dapat memberikan dukungan, baik berupa peralatan, pelatihan tambahan, maupun bantuan modal. Potensi yang dimiliki Donatus dinilai besar dan bisa memberi dampak positif jangka panjang, baik secara ekonomi maupun sosial.

“Kalau dia punya alat lebih lengkap dan pelatihan tambahan, mungkin bisa buka bengkel yang lebih besar dan bantu lebih banyak orang,” kata salah satu warga Diyaikunu.

Donatus sendiri tak muluk-muluk. Ia hanya ingin terus belajar, bekerja, dan membagikan ilmu yang ia miliki. Ia percaya bahwa meskipun tidak memiliki ijazah tinggi, pengalaman dan semangat bisa membawanya melangkah lebih jauh.

“Saya tidak sekolah tinggi, tapi saya tidak tinggal diam. Saya tetap belajar. Ilmu saya ada, dan saya buktikan lewat kerja,” tutup Donatus dengan senyum.

Kisah Donatus Uwiya Tampa adalah potret keteguhan hati dan semangat kemandirian anak muda Papua. Ia membuktikan bahwa di balik keterbatasan, selalu ada ruang untuk tumbuh dan memberi manfaat bagi sesama. Dengan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin Bengkel Potiyai akan menjadi pusat keahlian otomotif lokal yang mencetak banyak mekanik hebat dari tanah Papua. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline