Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Penanganan Sampah Butuh Penegakan Perda dan Kesadaran Warga

Etty Welerbadge-check


					Penanganan Sampah Butuh Penegakan Perda dan Kesadaran Warga Perbesar

NABIRE – Wakil Bupati Nabire , Burhanuddin Pawennari, menyoroti seriusnya persoalan sampah yang masih menghantui wajah kota Nabire. Dalam kesempatan menyampaikan tanggapan terkait Hari Pendidikan Nasional, pada selasa, (6/5/2025).

Dia menegaskan bahwa tema kebersihan lingkungan sangat relevan karena masalah sampah belum terselesaikan secara menyeluruh.

“Memang problema sampah ini belum kita atasi 100 persen. Pemerintah Daerah sebenarnya sudah berupaya agar Nabire bersih, tapi faktanya masih ada tumpukan sampah di sudut-sudut kota, bahkan di tengah kota,” ungkap Wakil Bupati.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan Bupati Nabire dan Dinas Lingkungan Hidup terus dilakukan, khususnya dalam mengaktifkan kembali peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).

“Kami ingin maksimalkan kontrol di titik-titik penumpukan sampah, agar masyarakat taat aturan. Kalau masih melanggar, tentu akan diberi teguran. Dan jika perlu, akan diberi sanksi sesuai Perda yang berlaku,” tegasnya.

Wakil Bupati juga menyinggung bahwa Perda tentang kebersihan sudah ada sejak lima tahun lalu, namun implementasinya belum berjalan maksimal. Oleh karena itu, ia mendesak agar Satpol PP kembali aktif menegakkan aturan tersebut demi kemajuan bersama, khususnya dalam menangani masalah sampah yang berdampak langsung pada kesehatan dan keindahan kota.

“Kalau tidak kita tegakkan sekarang, kapan lagi Nabire bisa maju dalam hal kebersihan?” pungkasnya.

Pemerintah berharap melalui penegakan aturan yang konsisten dan kesadaran kolektif masyarakat, Nabire dapat menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk semua. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline