TIMIKA – Sejak hari pertama hingga memasuki hari ketujuh proses pencarian terhadap dua orang penumpang yang dilaporkan hilang kontak bersama long boat yang ditumpangi disekitar perairan Kaimana-Lakahia tidak membuahkan hasil.
Kantor SAR Timika dalam keterangan yang diberikan kepada awak media Jumat (02/05/2025) bahwa operasi SAR resmi ditutup berdasarkan peraturan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan Operasi SAR, yang mana telah memasuki hari ketujuh namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Dan jika kemudian hari ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali.
Diketahui dalam proses pencarian sejak hari pertama hingga hari ke tujuh,tim sar gabungan mengerahkan alutsista RBB 500 PK milik TNI AL hingga RB 217 milik Basarnas.
Selain itu dalam pencarian juga dibantu oleh masyarakat dan keluarga korban dengan menggunakan 4 long boat. Namun semua upaya pencarian tim SAR gabungan tersebut belum juga membuahkan hasil.
Perlu diketahui kejadian hilang kontak long boat dengan dua orang penumpang ini dilaporkan oleh pelapor bernama Oda pada Jumat,(25/04/2025).
Dimana dilaporkan bahwa long boat berpenumpang 2 orang yakni Ahmad Akbar (30) dan Sandi Basri (20) ini berangkat sejak tanggal 17 April 2025 dari Kaimana ke Lakahia. Dan rencana kembali dari Lakahia ke Kaimana tanggal 22 April 2025,namun hingga saat ini belum diketahui nasib kedua orang tersebut dan keberadaan long boat.
Bahkan pihak keluarga sebelumnya juga telah melakukan pencarian namun hingga sampai saat ini belum membuahkan hasil. (IT)








