Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Mandeknya Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRPT Jalur Otsus: Ini Hak Politik, Jangan Saling Persulit!

adminbadge-check


					mantan anggota DPR Papua periode 2019–2024, Jhon NR Gobay Perbesar

mantan anggota DPR Papua periode 2019–2024, Jhon NR Gobay

NABIRE – Mandeknya proses pengesahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) dari jalur pengangkatan menuai sorotan dari , mantan anggota DPR Papua periode 2019–2024, Jhon NR Gobay. Ia menilai keterlambatan ini mencederai hak politik Orang Asli Papua (OAP), terutama mereka yang telah lolos seleksi dan sah ditetapkan sebagai anggota DPRPT.

“Pengangkatan sebagai anggota DPRPT adalah hak politik WNI, khususnya OAP. Mereka yang lolos seleksi semua adalah orang asli Papua. Seharusnya pelantikan sudah berjalan sejak pertengahan Maret, karena SK Menteri sudah ditandatangani pada 10 Maret 2025,” tegas Jhon Gobay, Rabu, (30/04/2025).

Ia menegaskan, tidak ada alasan kuat untuk menunda pelantikan karena Surat Keputusan (SK) pengangkatan sudah resmi ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri dan telah diserahkan ke Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta pimpinan DPRPT.

“Pertanyaannya sekarang, apa alasan paling substansial dari penundaan ini? Kalau dana menjadi kendala, segera cairkan. Jika masalahnya administrasi, ya dievaluasi dan diperbaiki,” tambahnya.

Jhon menyayangkan belum adanya langkah konkret untuk pelaksanaan pengucapan sumpah/janji, yang seharusnya sudah dapat dilaksanakan segera setelah SK diterbitkan.

Ia menekankan pentingnya peran DPRPT sebagai mitra kerja strategis Pemprov Papua Tengah. Karena itu, ia mendorong agar Badan Musyawarah (Bamus) DPRPT segera menetapkan jadwal pelantikan.

“Sesama OAP asal Papua Tengah jangan saling persulit. Pengucapan sumpah janji harus jalan dalam waktu dekat. Jangan buat masyarakat menunggu lebih lama,” tegasnya lagi.

Ia juga mengingatkan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari pemenuhan hak politik yang dijamin oleh Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

“Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap jalannya pemerintahan di Papua Tengah. Kalau dibiarkan terus tertunda, bisa menimbulkan ketidakpercayaan dan keresahan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cuaca Panas dan Curah Hujan Menurun, BPBD Mimika Tingkatkan Kesiapsiagaan

24 Agustus 2026 - 03:18 WIB

IMG 20260824 WA0013

Sertijab Polres Mimika, Kapolres: Pejabat Baru Harus Langsung Running, Bukan Lagi Masa Pengenalan

24 Agustus 2026 - 03:15 WIB

IMG 20260824 WA0003

Apel Gelar Pasukan, Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla 2026

24 Agustus 2026 - 03:02 WIB

IMG 20260824 WA0008

Rektor USWIM Desak Penanganan Karhutla Papua Tengah Lebih Profesional dan Tepat Sasaran

24 Agustus 2026 - 02:56 WIB

IMG 20260824 WA0000

Waket II DPRP Papua Tengah Ingatkan Dampak El Nino Bisa Picu Inflasi dan Gagal Panen

24 Agustus 2026 - 02:51 WIB

IMG 20260823 WA0002
Trending di Headline