Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

Bertemu Menkeu AS, Airlangga-Sri Mulyani Sampaikan Sikap soal Tarif, Ini Hasilnya

adminbadge-check


					Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Perbesar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dalam merespons kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengadakan pertemuan penting dengan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, pada Kamis (24/4) di Washington, DC.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Mari Elka Pangestu. Airlangga hadir sebagai Ketua Delegasi dan Koordinator Perundingan untuk kebijakan tarif AS. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berkomitmen mendukung perdagangan yang adil dan setara guna menekan defisit neraca dagang AS.

“Indonesia akan memperluas impor dari Amerika, terutama untuk komoditas utama seperti minyak, gas, dan produk pertanian,” ujar Airlangga, Jumat (25/4/2025).

Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia sedang menyiapkan langkah-langkah deregulasi, termasuk perbaikan mekanisme perizinan dan kuota impor, serta peningkatan kandungan lokal. Di samping itu, kerja sama investasi dan eksplorasi mineral kritis menjadi fokus utama, seiring dengan penguatan sinergi dalam bidang keuangan dan ekonomi digital.

Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju proses negosiasi tarif antara kedua negara. Didukung kalangan usaha dan asosiasi industri, Indonesia berharap pembahasan dapat segera dimulai pasca penandatanganan kesepakatan non-disclosure dengan Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) pada 23 April 2025.

“Target kami adalah menyelesaikan seluruh proses teknis negosiasi dalam waktu 60 hari,” tambah Airlangga.

Sementara itu, Menkeu AS Scott Bessent memberikan apresiasi atas kecepatan respons dari Indonesia pasca pengumuman tarif resiprokal oleh Presiden Trump pada 2 April 2025.

“Saya sangat menghargai surat dari Menko Airlangga. Itu menunjukkan itikad baik dan menjadi dasar positif untuk hubungan dagang kita ke depan,” ungkap Bessent.

Pihak AS juga menyampaikan keinginan untuk mempererat kolaborasi dalam forum internasional seperti G20, yang akan dipimpin oleh AS pada tahun 2026, serta mendukung proses aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Sebagai latar belakang, pada awal April lalu, Presiden Trump mengumumkan tarif balasan terhadap lebih dari 100 negara mitra dagang, termasuk Indonesia. Kebijakan ini diberlakukan guna menekan defisit perdagangan AS yang selama ini dianggap terlalu besar akibat tingginya impor dari negara lain.

Indonesia sendiri menghadapi tarif hingga 32% untuk sejumlah produk ekspornya ke AS, dan Airlangga memperingatkan bahwa angka tersebut dapat meningkat hingga 47% jika dihitung bersama dengan tarif lain yang telah diterapkan, khususnya pada produk tekstil dan garmen. Bahkan, meskipun ada diskon tarif menjadi 10% untuk sementara waktu, beban tarif kumulatif masih menjadi tantangan besar bagi pelaku usaha dalam negeri.

“Tambahan tarif ini berdampak langsung terhadap harga jual dan daya saing produk Indonesia di pasar AS, yang pada akhirnya juga dibebankan ke konsumen maupun eksportir,” pungkas Airlangga.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPPMMARPUT Se-Jayapura Bentuk dan Lantik Badan Formatur Pemilihan Pengurus Baru

17 Mei 2026 - 11:20 WIB

IMG 20260517 WA0000

DPW Tani Merdeka Papua Tengah Ikuti Diklat Nasional, Siap Kawal Swasembada Pangan

17 Mei 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260517 WA0009

Presiden Resmikan Koperasi Merah Putih: Babinsa Jadi Garda Penggerak Ekonomi Desa

17 Mei 2026 - 11:03 WIB

IMG 20260516 WA0015

Panen Raya, Polres Mimika Langsung Siapkan Lahan Tanam Jagung Tahap Berikutnya

16 Mei 2026 - 10:32 WIB

IMG 20260516 193144

Hilang Keseimbangan, Mini Bus Terperosok ke Parit

16 Mei 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260516 WA0010
Trending di Headline