TIMIKA – Satgas Ops Damai Cartenz-2025 telah mengirimkan tim dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura ke RSUD Dekai untuk membantu proses identifikasi terhadap dua jenazah korban pembunuhan.
Sebelumnya kedua jenazah ini berhasil dievakuasi menuju RSUD Dekai oleh tim gabungan Ops Damai Cartenz-2025 bersama TNI pada Kamis kemarin (10/04/2025).
Dua jenazah korban pembunuhan yang diduga kuat dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ini terjadi pada tanggal 6 dan 7 April 2025 di area pendulangan emas, tepatnya di lokasi 22 dan Muara Kum, sepanjang aliran Sungai Silet, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani,menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian di tengah kondisi medan yang berat serta cuaca yang kurang bersahabat.
“Evakuasi dua jenazah korban KKB telah berhasil kami laksanakan. Untuk selanjutnya, proses investigasi dan identifikasi akan kami lakukan secara menyeluruh guna memastikan identitas korban serta mengungkap fakta-fakta terkait peristiwa ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa evakuasi lanjutan juga akan dilakukan kembali mengingat kondisi cuaca yang memburuk serta waktu yang sudah malam.
Sementara itu Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa upaya pengejaran terhadap para pelaku terus dilakukan secara intensif dan terkoordinasi.
“Kami terus melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku yang bertanggung jawab atas serangan brutal ini,”ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Percayakan kepada aparat keamanan yang saat ini sedang bekerja maksimal. Satgas Ops Damai Cartenz dan TNI terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ucap Kombes Pol. Yusuf. (IT)






