TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika gelar acara syukuran atas pelantikan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, sekaligus perkenalan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah kepada masyarakat Mimika. Acara syukur berlangsung di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis (27/3/2025).
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa mengawali sambutan dengan mengucapka terimakasih kepada seluruh masyarakat di negeri Amungsa Mimika mulai dari kepala air menetes sampai di ombak pecah yang telah mendukungnya menjadi seperti saat ini.
“Dimana sudah memberikan kami dukungan suara 48 ribu dan kami terpilih jadi Gubernur dan Wagub. Kalau tidak ada partisipasi baik dari bapak/ibu, belum tentu kami ada disini. Terimakasih sekali lagi,” ucapnya.
Atas nama Gubernur Papua Tengah, dirinya juga meminta maaf pelantikan tidak bisa dilaksanakan di Timika, walaupun kami sudah berjuang. Dengan aturan dan Undang-Undang yang ada, tetap harus dilaksanakan di Ibu Kota Provinsi.
“Semua orang tua-tua Papua sudah tidak ada, kitalah yang ada. Kita buat baij Negeri ini baik, kita buat tidak baik Negeri ini tidak baik. Timika ini banyak orang pintar tapi ingat baik-baik. Waktu kita menghargai pemimpin kita, kita menghargai Tuhan. Waktu kita menghargai orang tua Tuhan kita juga kita menghargai Tuhan, dan waktu kita menghargai sesama maka kita menghargai diri kita. Kalau tidak mau di zolimi jangan pernah tidak menghargai orang,” tambahnya.
Pesan saya dan wakil Gubernur kepada Bupati adalah Bupati Johannes Rettob adalah orang Papua, hanya darah yang Kei. Orang Kei masuk Papua hanya satu tujuan yaitu melayani. Tuhan sudah kasih jabatan sehingga tolong bantu orang di Negeri ini.
Bupati dan Wabup adalah kolaborasi orang Amungme dan Kamoro. Orang gunung dan orang pesisir, mereka ini cocok. Kedepan mari sama-sama tanpa ada perbedaan apapun, kita ada di Papua Tengah. Kita bersatu membangun Negeri ini jadi lebih baik. Kita mau orang sekolah, takut akan Tuhan. Orang pintar banyak tetapi kalau tidak jujur itu susah.
Harapannya ini kesempatan bersatu. Bapak berdua ini pilihan Tuhan. Kalau Tuhan tidak pilih, mungkin bapak tidak adaj disini. Tapi karena Tuhan mau pilih, semua masalah selesai.
Orang Mimika tidak usah berkelahi hanya karena jabatan, uang. Uang akan berakhir, jabatan juga akan berakhir, tetapi persahabatan, persaudaraan akan kekal selamanya.
Acara syukuran dihadiri para Forkopimda Propinsi Papua Tengah, kabupaten mimika, MRP propinsi dan tamu undangan lain. Pemerintah Kabupaten memberikan cinderamata kepada pemerintah provinsi papua tengah.
Bupati Mimika Johannes Rettob pada kesempatan itu mengatakan masyarakat Mimika dapat bersama-sama mendukung pemerintah dalam pembangunan di Mimika 5 tahun kedepan. (ET)






