Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Yayasan Merah Putih Peduli Nyekar di Makam RM Margono Djojohadikusumo

adminbadge-check


					Foto: Makam bpk. RM. Margono.
Foto: kiri- ke kanan: Jack Jagong - YMPP. Bpk. Sukirman- Juru Kunci Makam,  Prof. YON MAHCMUDI - UI. Mohamad Agung Hardiyanto - YMPP. Bpk. Rusmanto - Kepala Desa.
Ahkmad Toni- ast. Prof. Yon. Perbesar

Foto: Makam bpk. RM. Margono. Foto: kiri- ke kanan: Jack Jagong - YMPP. Bpk. Sukirman- Juru Kunci Makam, Prof. YON MAHCMUDI - UI. Mohamad Agung Hardiyanto - YMPP. Bpk. Rusmanto - Kepala Desa. Ahkmad Toni- ast. Prof. Yon.

JAKARTA – Kakek Presiden Prabowo Subianto, Raden Mas Margono Djojohadikusumo diusulkan menjadi pahlawan nasional oleh Yayasan Merah Putih Peduli.

Dalam rangka mempersiapkan Naskah Akademik, Yayasan Merah Putih Peduli (YMPP) mengutus Profesor Yon Mahcmudi, Moh Agung, Jack Jagong, dan Aby untuk nyekar di Makam Raden Mas Margono Djojohadikusumo pada Jumat (21/2/2024).

Guru besar Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia Profesor Yon Mahcmudi, PhD. Mengatakan untuk menulis naskah Akademik dirinya harus mendengarkan dari masyarakat sekitar makam dan merasakan hawa sekitar makam.

Dalam rangka itu, pada Kamis, 20 Februari /2025, Profesor Yon berdialog dengan masyarakat, kepala Desa Dahwuan dan juru kunci makam R.M. Margono serta menginap di rumah warga dan keeskonnya pada pagi hari melakukan nyekar.

Prof Yon menyatakan suasananya dapat, inspirasinya dapat, aura ketokohan RM Margono dapat dirasakan.

Menurut Prof Yon, kakek Presiden Prabowo, R.M. Margono merupakan salah satu tokoh nasional andal yang memiliki andil besar dalam membangun fondasi ekonomi perbankan Indonesia di era pra-kemerdekaan sampai awal kemerdekaan, tetapi cenderung dilupakan jasa juangnya.

Dalam rangka itu, melalui rangkaian seminar yang diselenggarakan oleh Yayasan Merah Putih Peduli menghentakkan kita, bahwa ada seorang tokoh yang harus diperjuangkan untuk diberikan gelar pahlawan Nasional oleh negara, sebagai upaya mengenang dan menanamkan nilai-nilai perjuangan itu agar nilai-nilai kejuangan itu bisa diwariskan kepada generasi sekarang dan mendatang.

Sementara itu, Sekretaris YMPP Moh Agung mengatakan sebagai generasi muda dengan jiwa muda dan disemangati oleh nilai Patriotisme yang tinggi akan menyosialisasikan nilai-nilai kejuangan RM Margono kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui rangkaian seminar tentang ketokohan Pak RM Margono di beberapa Universitas ternama seperti Universiras Pertahanan, Universitas Jenderal Sudirman Purwokerta, UGM dan UI.

Lebih lanjut, Agung, sapaan akrabnya mengatakan nilai-nilai kejuangan ini harus dijadikan gaya hidup baru bagi generasi muda agar kelak generasi muda meneladani beliau di dalam dinamika hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Apalagi kami hadir langsung menyekar di Makam beliau. Dalam penjelasan juru kunci makam, Bapak Sukirno bahwa Bapak RM Margono adalah keturunan langsung dari anak ke 9 Sultan Hamengku Buwono II. Jadi, ternyata trah Bapak RM Margono ini dari Sultan Yogyakarta,” ujar Agung.

Saat Nyekar, Agung mendengarkan diskusi yang luar biasa menarik tentang sosok mendiang Raden Mas Margono Djojohadikusumo dari Kepala Desa Dawuhan Rusmanto.

“Kami tahu beliau memang sosok yang berperan bagi bangsa kita, khususnya di bidang perekonomian,” ujar Rusmanto.

Menurut Rusmanto, dirinya menemani Prabowo Subianto saat nyekar sebelum menjadi Presiden RI.

“Prabowo, cucu Bapak Margono, keluarga besar Djojohadikusuma, memberikan perhatian yang sangat besar di desa, kami,” ujar Rusmanto.

Menurut Rusmanto, desa lokasi Makam RM Margono mendapatkan fasilitas perpustakaan dan laboratorium Komputer yang sangat lengkap.

“Dibandingkan SD lain di Banyumas saat itu, belum ada laboratorium Komputer seperti SD di desa kami,” ujar Rusmanto.

Pada malam sebelum Nyekar, hadir pula anggota DPRD Kabupaten Banyumas Rachmat Imanda serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Dawuhan.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Komit Bangun Intan Jaya, Listrik 24 Jam hingga Bantuan Motor Ojek

17 September 2026 - 23:53 WIB

GUbernur Meki Nawipa

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Pengungsian di Papua, Dorong Langkah Tegas Pemerintah

17 September 2026 - 21:54 WIB

20260917

Pigai Soroti Regulasi HAM yang Mandek di Setneg Selama 8 Bulan

17 September 2026 - 07:41 WIB

6aab800dddd87

Suahasil Nazara Tampung Masukan DPD RI untuk RAPBN 2027

17 September 2026 - 07:26 WIB

6aa7b69f0ac8b

DPD RI Dorong TKD 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Perkuat Fiskal Daerah

17 September 2026 - 07:06 WIB

Ketua dpd ri sultan b najamuddin
Trending di Headline