Pasca Bentrok Massa, Polda Papua Tengah Geser 30 Personil Penebalan Keamanan di Sugapa
TIMIKA – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca proses pemungutan suara dan juga bentrok antara massa pendukung paslon, Polda Papua Tengah menggeser 30 personil Brimob ke Sugapa-Intan Jaya.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare mengatakan, pengerahan 30 personel tambahan ke Sugapa merupakan langkah ini diambil menyusul insiden saling serang antara kubu pasangan calon (paslon) 1 dan paslon 3 pada pemilihan kepala daerah tanggal 27 November 2024 lalu.
“Penebalan pasukan dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif. Aksi saling serang kemarin sudah ditangani, dan saat ini kondisi sudah aman,” ujar Brigjen Pol Alfred Papare, dalam rangka melihat pleno perhitungan dan rekapitulasi perolehan suara di Gor Futsal, Timika, Papua Tengah, Senin (9/12/2024).
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa masyarakat yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Pemerintah daerah telah melakukan evakuasi korban ke Timika dan Nabire untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Saat ini, data pasti jumlah korban belum terverifikasi, namun diperkirakan lebih dari 100 orang terdampak, termasuk yang mengalami luka ringan dan masih dirawat di rumah masing-masing,” jelasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Intan Jaya juga sudah berada di lokasi kejadian untuk mengimbau masyarakat, khususnya yang terluka, agar melaporkan diri dan mendapatkan perawatan medis.
“Evakuasi sudah dilakukan dengan menggunakan tiga penerbangan ke Timika dan Nabire hari ini,” tambah Brigjen Alfred. (IT)






