Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Demo Damai di Kantor Sentra Pemkab Mimika, APA Minta Kuota CPNS 100 Persen AK dan 5 Suku Kekerabatan

Etty Welerbadge-check


					Demo Damai di Kantor Sentra Pemkab Mimika, APA Minta Kuota CPNS 100 Persen AK dan 5 Suku Kekerabatan Perbesar

TIMIKA – Untuk memperjuangkan kemajuan bagi orang asli papua (OAP), Aliansi Pemuda Amungsa (APA) mendatangi Kantor Sentra Pemerintahan SP 3, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (18/11/2024).

Kedatangan sekelompok masyarakat yang tergabung dalam APA ini melakukan aksi demo damai, yang intinya meminta Pemerintah Kabupaten Mimika untuk memperhatikan kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Dimana permintaan agar kuota 100 persen diberikan kepada orang asli Papua (OAP) khususnya Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan di Kabupaten Mimika.

“Kami minta penerimaan CPNS tahun 2024 itu harus 100 persen orang asli Papua,” ujar Koordinator Lapangan, Marianus Deikme.

Adapun aspirasi disampaikan oleh Aliansi Pemuda Amungsa (APA) diantaranya :

  1. Meminta Pj Bupati Mimika agar menanggapi serius CPNS suku Amungme Kamoro serta lima suku kekerabatan 100 persen lolos tanpa kecuali.
  2. Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang UU Nomor 21 Tahun 2001 otonomi khusus bagi Papua 80 persen Amungme Kamoro dan lima suku kekerabatan harus menjadi prioritas.
  3. Kuota 847 formasi, 500 formasi harus menjadi jata Amungme Kamoro serta lima suku kekerabatan.
  4. Pemekaran kabupaten di tanah Amungsa bumi Kamoro untuk siapa?.

Menerima kedatangan kelompok APA, Valentinus Sudarjanto Sumito selaku Penjabat (Pj) Bupati Mimika, menyampaikan bahwa saat ini proses seleksi sudah berjalan,dan keputusan itu dihasil tes bukan ada di keputusan bupati.

“Yang bisa dijaminkan kelulusan itu 80 persen untuk orang asli Papua. Dan saat ini juga kita sedang berupaya untuk melakukan perbaikan di pemerintahan,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Valentinus juga menyampaikan bahwa saat ini ada peraturan yaitu untuk mencegah kekhawatiran.

“Yaitu dengan sistem komputerisasi untuk seleksi sehingga nanti yang lolos itu benar-benar berkompetensi,” katanya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Kwamki Narama Belum Berakhir, Satu Warga Meninggal 

17 April 2026 - 11:23 WIB

IMG 20260417 WA0215

Pemkab Mimika Dukung Pembangunan Wisma Unio Keuskupan Timika 

17 April 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260417 WA0210

Merajut Silaturahmi, Kemenag Mimika Gelar Halal Bihalal Penuh Kebersamaan

17 April 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260417 WA0211

Tujuh Siswa Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, BGN Sebut Alergi Udara

17 April 2026 - 11:00 WIB

IMG 20260417 WA0198

Konflik Puncak Papua Tengah, Pemerintah Kutuk Serangan yang Sasar Warga sipil

17 April 2026 - 10:53 WIB

IMG 20260417 WA0185
Trending di Headline