Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Pemkab Mimika Bakal Bentuk Kampung Adat AMOR, Kadistrik Tembagapura Apresiasi Niat Baik Pemerintah 

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Mimika Bakal Bentuk Kampung Adat AMOR, Kadistrik Tembagapura Apresiasi Niat Baik Pemerintah  Perbesar

TIMIKA – Kepala Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika, Thobias Jawame, menyambut baik adanya rencana Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membentuk kampung adat Amungme dan Kamoro sebagai percontohan dalam rangka melestarikan budaya Suku Amungme dan Kamoro.

Dengan adanya percontohan kampung adat dari dua suku pemilik hak ulayat yaitu Amungme dan Kamoro diharapkan budaya dan seni kearifan lokal dari warisan leluhur dapat dilestarikan sehingga budaya yang selama ini dimiliki Suku Amungme dan Kamoro tetap lestarikan.

“Saya atas nama Pemerintah Distrik Tembagapura mengapresiasi rencana pemerintah untuk membentuk kampung adat percontohan yang ada di kabupaten Mimika, baik kampung dari wilayah pegunungan maupun wilayah pantai. Hal ini tentunya sangat baik dan harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Thobias Jawame saat ditemui di Grand Tembaga Hotel, Selasa (12/1/11/2024).

Dijelaskan oleh Kadistrik Tembagapura, terkait rencana membentuk kampung peroncontohan sebagai kampung adat dirinya pada minggu lalu mendampingi tim kajian akademisi dari Uncen telah meninjau sekaligus survey empat kampung di pegunungan yaitu di distrik Tembagapura dan distrik Jila dan enam kampung di wilayah pesisir.

“Minggu lalu saya mendampingi tim kajian akademisi dari Uncen meninjau langsung ke empat kampung yang ada distrik pegunungan, dan dari empat kampung tersebut kampung Doliningokngin di Tembagapura dan Kampung Tsinga di distrik Jila yang diusulkan jadi kampung percontohan,”ungkapnya.

Sementara untuk kampung di wilayah pesisir itu tim akademisi mengunjungi distrik Jita di enam kampung.

“Dari enam kampung yang dikunjungi di distrik Jita, ditetapkan dua kampung yaitu Kampung Bomogin dan Kampung pasir Putih sebagai kampung adat percontohan diwilayah pesisir,” katanya.

Lebih lanjut kata Thobias Jawame, melalui pencangana kampung adat Amungme dan Kamoro ini diharapkan budaya Suku Amungme dan Kamoro dapat dilesatarikan, semoga kajian akademisi yang sedang dilakukan ini dapat menjadi hal positif sebagai bentuk program pelestarian budaya yang akan terus terjaga.

“Budaya Amungme sudah hampir hilang, dan melalui kegiatan kampung adat ini diharapkan budaya dan warisan budaya tidak punah. Terutama soal bahasa, honai, cara berpakain, cara membuat noken, berbusana, semuanya harus terjaga melalui kampung adat ini,” tutupnya. (Mercy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penembakan Terjadi di Area Grasberg PT Freeport, Polisi Masih Dalami Pelaku

12 Maret 2026 - 15:03 WIB

IMG 20260312 WA0227

Kapolda Papua Tengah Minta Pedagang Tidak Naikkan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

12 Maret 2026 - 14:59 WIB

IMG 20260312 WA0227

Pemkab Mimika Bentuk Tim Khusus Penilaian Kinerja 133 Kepala Kampung

12 Maret 2026 - 12:11 WIB

IMG 20260312 WA0165

Sikapi Gangguan Kamtibmas, Polres Mimika Tingkatkan KRYD

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

IMG 20260312 WA0024

250 Personel Gabungan Dilibatkan Dalam Operasi Ketupat Noken

12 Maret 2026 - 10:45 WIB

IMG 20260312 WA0024
Trending di Headline