Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Longsor di Tembagapura, Bupati Johannes Rettob Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Bencana

Etty Welerbadge-check


					Longsor di Tembagapura, Bupati Johannes Rettob Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Bencana Perbesar

TIMIKA – Musibah longsor di Utikini lama, Distrik Tembagapura mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Kabupaten Mimika. Bupati Mimika Johannes Rettob mengutus tim investigasi ke lokasi bencana longsor di Distrik Tembagapura yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia pada Minggu (14/7).

John Rettob kepada Wartawan di Hotel Grand Tembaga, Minggu (14/07) mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika pada umumnya dan secara pribadi menyampaikan Turut Berdukacita atas musibah di Utikini, Tembagapura yang menyebabkan adanya korban jiwa.

Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Bupati John Rettob telah menugaskan Kepala Distrik Tembagapura, BPBD dan Dinas Sosial untuk melakukan mitigasi dan investigasi awal ke Distrik Tembagapura.

Mudah-mudahan mereka bisa naik kemudian apa yang nanti seharusnya Pemerintah lakukan nanti kita akan lakukan makannya dilakukan mitigasi dan investigasi awal,” kata John Rettob.

Beberapa hari lalu dirinya sudah memerintahkan tim untuk naik ke Distrik Tembagapura dan sudah dilaporkan oleh tim tersebut terkait lokasi yang rawan longsor tersebut.

Minggu lalu tim kita sudah naik ke atas, salah satunya adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat,  supaya bergeser dari daerah-daerah yang rawan longsor. Kejadian hari ini sebenarnya kekhawatiran yang sudah kita prediksi, karena curah hujan yang cukup tinggi dan daerah-daerah rawan kita prediksi titik-titiknya dan ternyata benar ada kejadian,” tuturnya.

Bupati mengimbau kepada masyarakat terutama para pendulang untuk tidak melakukan aktifitas dulu, paling tidak selama musim hujan ini. Masyarakat juga diminta untuk tidak membuka area baru pendulangan demi keselamatan.

“Kami berharap agar masyarakat nanti kalau ada sosialisasi dari pemerintah, nanti pelaksanaan-pelaksanaan pemindahan lokasi terutama pendulang harap bisa mengikuti saran-saran dari pemerintah, kami tidak mau masyarakat menjadi korban,” tukasnya. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim PERSEJASI Mimika Bawah Nama Papua di Liga Nasional Yang Digelar Oktober 2026 

6 September 2026 - 14:12 WIB

20260904

Batu di Badan Jalan Berujung Kecelakaan Tunggal di Pasar Lama Timika

6 September 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260906 WA0000

Indonesia Diminta Tingkatkan Kewaspadaan, Aktivitas Sejumlah Gunung Api Terus Dipantau

6 September 2026 - 11:32 WIB

6a9c1de50d696

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248
Trending di Headline