TIMIKA – Memperingati Hari Ulang Tahun Jurnalis Perempuan Mimika (JPM) yang kedua tahun, tepat hari Rabu 19 Juni 2024, JPM mengadakan bakti sosial dengan berbagi kasih bersama warga binaan kelas II B Timika, di jalan Poros SP V Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, (19/6).
Hadir dalam giat JPM yaitu, Plt. Kepala Lembaga Kelas II B Timika, Jimreves Engel Stender Muloke, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik dan Kegiatan Kerja Yopie Febri Romhadi dan Kegiatan Kerja serta seluruh Pengurus JPM.
Ketua JPM Elsina Mnsen mengatakan, diusia JPM kedua tahun, JPM ingin berbagi sukacita bersama warga binaan, lebih khusus warga binaan perempuan.
“Semoga apa yang kami berikan, sedikit membantu keperluan teman-teman disini. Jangan melihat isinya, namun karelaan kami JPM dalam memberi” tuturnya.
Sementara itu Plt. Kepala Lembaga Kelas II B Timika, Jimreves Engel Stender Muloke mengapresiasi JPM atas kepedulian dan berbagi dengan warga binaan.
“Kami atas nama Lapas Kelas II B Timika, khususnya warga binaan kami yang perempuan, mengucapkan terimakasih atas kehadiran JPM sekaligus memberikan bantuan. Ini sangat membantu, ini sangat dibutuhkan oleh warga binaan. Karena itulah tugas kami disini untuk memberikan pelayanan. Pelayanan kami berikan mungkin tidak maksimal karena keterbatasan anggaran. Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat berterimakasih ada kepedulian dari rekan-rekan Jpm memberikan sumbangan kepada teman -teman kami warga binaan perempuan, “tutur Jimreves.
Senada, Yopie Febri Romhadi sangat berterimakasih atas kunjungan JPM dalam rangka ulang 5 tahunnya.
“Warga binaan di sini khusus warga binaan perempuan lagi giat-giat melatih mereka untuk pelatihan kemandirian salah satunya warga binaan kita dilatih. Untuk bagaimana memproduksi roti yang berkualitas. Ini murni dari mereka. Kualitas dan rasanya tidaknkalah dengan yahh diluar. Dan kami membina mereka dengan harapan apa yang mereka belajar disini, bisa mereka aplikasikan ketika mereka bebas nanti. Entah itu dalam RT mereka masing-masing atau bisa di komersil kan apa yang mereka belajar disini, “ujarnya.
Ia berharap dukungan dari semua pihak terutama JPM, bisa menjadi corong dalam menyuarakan warga binaan.
” Kami disini khusuanya wanita karena mereka disini sendirian, kita wajib sebagai orangtua membina mereka supaya kelak mereka keluar bisa berguna bagi negara dan masyarakat, “sambungnya.
Adapun warga binaan wanita saat ini sebanyak 19 orang. Bansos yang diberikan berupa keperluan mandi seperti sabun, sampo dan lainnya juga peralatan jahit menjahit berupa benang dan jarum jahit. (Zen)






