Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

News

Pemprov Papua Dorong Promosi Berbasis Wisata

adminbadge-check


					Pemprov Papua Dorong Promosi Berbasis Wisata Perbesar

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua akan mulai mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis digital guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah setempat.

Tak sampai disitu, Pemprov Papya akan melakukan pengembangan aplikasi panduan wisata untuk membantu menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara.

“Sebab sektor pariwisata Papua memiliki keindahan alam yang luar biasa dan kekayaan budaya yang unik.”

“Sehingga harus dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian lokal dan pelestarian budaya,” terang Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Pemerintahan dan Otsus Gerzon Jitmau di Jayapura, Senin.

Menurut dia, sudah saatnya Pemprov Papua mendorong penggunaan digitalisasi di sektor periwisata. Hal demikian agar terjadi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Cenderawasih.

Tak hanya pariwisata, sambung dia, Pemprov Papua juga perlu melakukan pengembangan digitalisasi pada sektor lainnya, lewat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dimana digitalisasi UMKM akan memungkinkan para pelaku usaha di Papua untuk menjangkau pasar yang lebih luas karena pelanggan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di kancah internasional yang menjadi sasaran.

“Misalnya untuk bidang budaya, yang mana digitalisasi dapat menjadi alat yang efektif untuk mendokumentasikan, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya Papua.”

“Lalu di sektor edukasi di mana pengembangan platform edukasi digital akan memungkinkan akses Pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Papua,” katanya lagi.

Dia menambahkan, ekonomi syariah juga perlu mendapat pengembangan berbasis digital, karena dapat menjadi alternatif yang menjanjikan untuk mendorong inklusi keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena melalui digitalisasi. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Katolik Komcab Paniai Gelar Diskusi dan Konsolidasi Menuju Rakercab I

10 Maret 2026 - 15:00 WIB

IMG 20260310 WA0258

Loka POM Intensifkan Pengawasan Pangan di Mimika Jelang Idulfitri

10 Maret 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260310 WA0091

Modal Kemenangan Telak, Persipani Paniai Siap Hadang Juara Bertahan

10 Maret 2026 - 14:30 WIB

IMG 20260310 WA0262

Wagub Papua Tengah Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Noken” 2026 di Nabire

10 Maret 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260310 WA0082

Pemda Dogiyai Bentuk Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya, Dua Pesawat Dikirim Verifikasi Batas Adat

10 Maret 2026 - 14:13 WIB

IMG 20260310 WA0228
Trending di Headline