Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

News

Setjen DPD RI Gelar “Innovation Week” Dorong Pegawai Ciptakan Inovasi Berdampak

adminbadge-check


					Setjen DPD RI Gelar “Innovation Week” Dorong Pegawai Ciptakan Inovasi Berdampak Perbesar

Jakarta – Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar acara Innovation Week selama dua hari, pada 26 hingga 27 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk mendorong adaptasi terhadap pergerakan zaman dan menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan kerja.

​Innovation Week Setjen DPD RI tahun 2025 mengusung tema “Membangun Budaya Inovasi dan Aksi Perubahan menuju Birokrasi Adaptif dan Berdampak.” Acara ini bertempat di Lobi DPD RI, Jakarta.

​Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran individu dalam menciptakan perubahan.

​”Inovasi tidak lahir dari instruksi belaka, tapi berdasar dari sense of belonging, inovasi buah dari kepedulian dan kegelisahan,” ujar Iqbal saat membuka gelaran tersebut pada Rabu (26/11/2025).

​Menurutnya, kualitas birokrasi sangat ditentukan oleh pola pikir (mindset) sumber daya manusia di dalamnya. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. ​Memperkuat ekosistem inovasi.
  2. ​Meningkatkan kapasitas pegawai.

​Menstimulasi keberlanjutan praktik baik di tiap unit kerja.

​Acara ini memberikan wadah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyalurkan aspirasi, ide, dan gagasan dalam menunjang pekerjaan. Rangkaian kegiatan juga mencakup Sharing Session dan Paparan Inovasi Pegawai dari masing-masing unit kerja level Eselon II.

​Iqbal menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa inovasi yang dilakukan harus memiliki dampak yang jelas. “Inovasi yang dilakukan bukan sekadar produk, tetapi rasa memiliki, bahwa kita memiliki hati sanubari yang jernih sekaligus sustainable (berkelanjutan) dan berdampak,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Orang

25 Oktober 2026 - 05:24 WIB

IMG 20261025 WA0009

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Poros Mapurujaya

25 Oktober 2026 - 05:15 WIB

IMG 20261025 WA0004

Dinsos Deiyai Buka Pendaftaran Perlinsos hingga 31 Oktober 2026, Siapkan Data Bansos 2027

25 Oktober 2026 - 05:11 WIB

IMG 20261025 WA0000

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085

KPU Mimika Tunggu Revisi UU Pemilu, Pendidikan Pemilih Terus Berjalan

24 Oktober 2026 - 11:05 WIB

IMG 20261024 WA0083
Trending di Headline