Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

FIM-WP-KPK Mimika Gelar Aksi Demo Damai, Ketua DPRK Terima Aspirasi Yang Berisikan 10 Tuntutan 

Etty Welerbadge-check


					FIM-WP-KPK Mimika Gelar Aksi Demo Damai, Ketua DPRK Terima Aspirasi Yang Berisikan 10 Tuntutan  Perbesar

TIMIKA – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Independen Mahasiswa West Papua Komite Pimpinan Kota Timika (FIM-WP-KPK) mendatangi Kantor DPRK Mimika pada Senin (10/11/2025).

Kedatangan FIM-WP-KPK Mimika ini melaksanakan aksi demo damai, dimana dalam aksi tersebut mengusung tema” Papua Darurat Militerisasi, Investasi Dan Krisis Kemanusiaan”.

Aksi demo damai dengan menyampaikan aspirasi berjalan dengan tertib, serta mendapat pengamanan ketat dari pihak keamanan.

Selaku korlap, Freedom Kobogau menyampaikan bahwa ketidak adilan di atas tanah Papua kian banyak,sehingga FIM-WP-KPK harus bangkit bersama seluruh Papua menjaga dan mempertahankan tanah adat.

“Saat ini masyarakat Amungme, Kamoro dan OAP lainnya di Timika terpinggirkan. Kami yang saat ini bersuara adalah yang tersisa,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau menyampaikan bahwa aspirasi akan diteruskan ke pihak-pihak terkait.

“Saya terima aspirasi ini,tapi kami tidak bisa menyelesaikan selain kami mendorong agar bisa temukan upaya bersama,” katanya.

Adapun tuntutan yang disampaikan secara lisan dan tertulis sebagai berikut:

1. Hentikan kekerasan dan operasi militer terhadap masyarakat sipil di wilayah
konflik Intan Jaya, Maybrat, Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan daerah lain di
Tanah Papua.

2. Hentikan seluruh Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke dan Kota Sorong yang mengancam kehidupan masyarakat adat Marind dan Moi.

3. Tutup semua perusahaan ilegal yang beroperasi di seluruh Tanah Papua dan
berpotensi menimbulkan konflik.

4. Usut tuntas seluruh kasus pelanggaran HAM berat yang telah dan sedang terjadi
di Tanah Papua.

5. Segera tutup PT Freeport lndonesia dan kembalikan hak kedaulatan rakyat
Amungsa atas tanahnya.

6. Hentikan operasi militer berskala besar dan tarik seluruh pasukan non-organik
dari Tanah Papua.

7.Pulangkan seluruh pengungsi sipil dari Nduga, Intan Jaya, Pegunungan Bintang,
Maybrat, Yahukimo, dan Teluk Bintuni.

8. Karena militer terlibat dalam kejahatan kemanusiaan, maka kembalikan seluruh
pasukan ke barak yang semestinya.

9. Prioritaskan pendekatan humanis dan dialog sebagai jalan damai untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di Tanah Papua.

10.Berikan hak penentuan nasib sendiri (Right to Self-Determination) sebagai solusi
demokratis bagi rakyat bangsa West Papua.
Tanah Papua bukan tanah kosong. Papua adalah tanah air rakyat bangsa Papua yang
berdaulat, yang terus melawan penjajahan, eksploitasi, dan militerisasi. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050

Polda Papua dan Belanda Perkuat Komunikasi, Bahas Keamanan hingga Lingkungan

22 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260922 WA0045

September, Realisasi Fisik APBD Mimika 52 Persen, Realisasi Keuangan 48 Persen

22 September 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260922 WA0042

FKP, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif 

22 September 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260922 WA0041

Pendulang di Landfill Mile 38 Diminta Pindahkan Camp, Batas Waktu 29 September

22 September 2026 - 09:18 WIB

IMG 20260922 WA0040
Trending di Headline