Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Musdalub Cabor PASI Papua Tengah, Albertus Adii Terpilih Ketua Secara Aklamasi

Etty Welerbadge-check


					Musdalub Cabor PASI Papua Tengah, Albertus Adii Terpilih Ketua Secara Aklamasi Perbesar

NABIRE – Cabang Olahraga Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Cabor) PASI) Provinsi Papua Tengah menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) periode 2025-2030. Kegiatan yang digelar di Guest House Jl Merdeka Nabire pada Senin, (18/8/2025) itu dihadiri Ketua Bidang Organisasi PB PASI Pusat
Zacky Anwar, Sekretaris Umum KONI Provinsi Papua Tengah Yeki Tobai, pengurus cabor PASI delapan kabupaten se Papua Tengah dan perwakilan pengurus Pusat lainnya.

Sekertaris Umum KONI Provinsi Papua Tengah Yeki Tobai, S.HI berharap ketua definitif terpilih yang telah dilantik bisa meneruskan sejumlah program terkait dengan pendaftaran atlet untuk mengikuti kejuaraan daerah maupun persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di NTT dan NTB.

“Cabor PASI Sebagai salah satu cabor yang memperebutkan banyak medali di ajang multi event, kami berharap banyak dengan terbentuknya kepengurusan yang definitif pembinaan atletik di Provinsi Papua Tengah bisa lebih digencarkan, terutama pada ajang PON XXII nanti di NNT dan NTB,” katanya.

Tobai juga meminta kepada pengurus Cabor PASI agar sinergi antara pengprov dan pengcab semakin diperkuat. Sehingga nantinya, pengcab-pengcab inilah yang nantinya mendukung kebutuhan atlet untuk mewakili provinsi di level nasional.

“Saya juga meminta agar pemilihan atlet benar-benar didasari pada kemampuan, bukan karena suka atau tidak suka,” katanya.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno, sampai pada akhirnya memilih ketua baru untuk memimpin PASI Provinsi Papua Tengah masa bakti 2025-2030. Tanpa memakan waktu lama, mengingat hanya satu calon yang mengajukan diri, akhirnya secara aklamsi terpilihlah Albertus Adii, ST, M.Si sebagai ketua umum cabor PASI Papua Tengah untuk satu periode kedepan.

Usai terpilih, Albertus Adii dan rekan-rekannya langsung dilantik oleh Ketua Bidang Organisasi PB PASI Pusat,
Zacky Anwar. Ia menekankan pentingnya komunikasi antara pengcab, klub dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat. Terutama menyangkut ketersediaan fasilitas latihan yang masih sangat minim, terutama di nomor-nomor lempar.

Ia juga tidak ragu dengan cabor PASI sebab Papua Tengah merupakan gudangnya atlit lari, buktinya Herlina Tatogo pernah mengharumkan nama Papua di kancah nasional merupakan salah satu putri Papua asal Papua Tengah di kala itu.

“Saya tidak tahu dengan atlit-atlit di Papua Tengah apalagi dari daerah pegunungan, pasti ada banyak bibit. Tinggal dipoles saja oleh pengurus melalui pelatih. Saya yakin cabor ini bisa bawa pulang juara pada event PON nanti,” kata Zacky.

Ia juga berkesan karena provinsi baru ini sudah bisa laksanakan Musdalub cabor pertama, merupakan langkah awal yang baik dalam menyiapkan generasi penerus di bidang lari ini.

“Daerah harus menjadi tim penggerak, bikin struktur organisasi yang sederhana, bikin program kerja yang sederhana, yang berbiaya rendah sehingga tidak tumpang tindih. Saya percaya anak-anak muda di daerah pegunungan punya potensi yang luar biasa tapi belum tergali maka pengurus mampu gali supaya bisa kita dapatkan bakatnya pada lima tahun mendatang,” katanya.

Ketua umum PASI Provinsi Papua Tengah Albertus Adii, ST, M.Si mengatakan, pihaknya menargetkan bakal memiliki atlit-atlit muda yang kelak menjadi atlit tingkat daerah dan mengharumkan nama Papua Tengah di kancah nasional maupun internasional.

Diharapkan dalam menyiapkan sumberdaya manusia (SDM), tentu dibutuhkan campur tangan semua pihak terutama dari para kepala daerah di delapan kabupaten.

“Secara struktural kami akan melakukan konsolidasi, reorganisasi. Kami tidak kaya struktur tetapi miskin fungsi. Namun kami sebaliknya, struktur sedikit tapi kerja dan bergerak banyak di dalam rangka menyiapkan dan membina para atlit di provinsi Papua Tengah,” ujar Adii. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline