Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

Wakil Ketua DPR Papua Tengah Dorong Kesepakatan Bersama Tangani Aksi Begal

Etty Welerbadge-check


					Wakil Ketua DPR Papua Tengah Dorong Kesepakatan Bersama Tangani Aksi Begal Perbesar

NABIRE – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah, Dien Elaby, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait maraknya aksi begal di wilayah Nabire yang merupakan ibu kota provinsi. Menurutnya, masalah ini tidak hanya menjadi urusan aparat keamanan, tetapi tanggung jawab semua pihak.

“Begal adalah musuh kita bersama. Ini masalah kita semua. Oleh karena itu, kami mendorong Pak Gubernur untuk memanggil DPR, MRP, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh gereja, tokoh perempuan, hingga perwakilan paguyuban untuk duduk bersama dan membuat kesepakatan bersama,” ujarnya kepada wartawan pada Kamis, (14/8/2025)

Dien menilai, kesepakatan yang dihasilkan nantinya dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjaga keamanan daerah. Ia bahkan mengusulkan agar kesepakatan itu diumumkan secara luas, termasuk di gereja, agar semua warga memahami dan mematuhinya.

Menurutnya, upaya penanganan begal akan lebih efektif jika melibatkan semua elemen pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Kesepakatan bersama dapat melahirkan langkah konkret, seperti membangun pos keamanan atau memperkuat patroli.

“Kepolisian pasti sudah bekerja, patroli sudah jalan. Tapi untuk memperkuat itu, harus ada dukungan penuh dari Muspida dan masyarakat. Semua harus sepakat bahwa tindakan begal itu ilegal dan tidak boleh terjadi di daerah kita,” tegasnya.

Dien berharap situasi keamanan di Nabire dapat segera kondusif sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman, bekerja, bersekolah, dan membangun daerah tanpa rasa takut.

“Kita semua harus terlibat, pemuda, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, semua bersatu menjaga daerah ini,” pungkasnya.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline