Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Pemprov Papua Tengah Siapkan Skema Beasiswa 50:50 untuk Mahasiswa

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Siapkan Skema Beasiswa 50:50 untuk Mahasiswa Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah berencana merealisasikan program bantuan pendidikan dengan skema 50:50 bagi mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi mulai tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Petrus Tekege, yang mengapresiasi perhatian Gubernur Papua Tengah terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Petrus menjelaskan, program ini berbeda dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang merupakan program pemerintah pusat dan biasanya diberikan kepada mahasiswa semester I.

Beasiswa dari Pemprov Papua Tengah akan difokuskan bagi mahasiswa semester III ke atas, dengan persyaratan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,5, tidak menerima beasiswa dari sumber lain, serta aktif mengikuti perkuliahan.

“Pemda tidak mungkin membantu 100 persen. Gubernur sudah sampaikan bahwa bantuan ini sebagian ditanggung pemerintah, sebagian lagi menjadi tanggung jawab mahasiswa. Tujuannya supaya tidak menumbuhkan sikap manja,” jelas Petrus, Rabu (13/8/2025).

Di USWIM, tercatat lebih dari 3.000 mahasiswa, dan sekitar 1.300 orang diproyeksikan menjadi penerima bantuan. Pihak kampus akan melakukan verifikasi dan validasi ketat, termasuk memeriksa IPK, status kuliah, dan sumber beasiswa lain yang pernah diterima mahasiswa.

Selain USWIM, program ini juga akan menjangkau 11 perguruan tinggi di Papua Tengah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan, di luar perguruan tinggi keagamaan.

Petrus menegaskan, meski bantuan ini direncanakan mulai berlaku tahun depan, saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPR Papua Tengah.

“Jangan ada pemahaman bahwa pemerintah provinsi membebaskan biaya kuliah 100 persen. Ini adalah bantuan, bukan gratis sepenuhnya,” tegasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248

Bupati Lantik 18 Kordinator KONI Distrik Kabupaten Mimika Masa Bakti 2026 – 2030, Olahraga Dimulai dari Kampung ke Kota 

5 September 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260905 220842

Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Bagikan Semangat Senyum Pelanggan, Senyumku Juga di Timur Indonesia

4 September 2026 - 21:47 WIB

IMG 20260904 WA0146

Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031

4 September 2026 - 21:05 WIB

WhatsApp Image 2026 09 03 at 4.04.06 PM 1536x1023
Trending di Headline