Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Pemprov Papua Tengah Siapkan Skema Beasiswa 50:50 untuk Mahasiswa

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Siapkan Skema Beasiswa 50:50 untuk Mahasiswa Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah berencana merealisasikan program bantuan pendidikan dengan skema 50:50 bagi mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi mulai tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Petrus Tekege, yang mengapresiasi perhatian Gubernur Papua Tengah terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Petrus menjelaskan, program ini berbeda dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang merupakan program pemerintah pusat dan biasanya diberikan kepada mahasiswa semester I.

Beasiswa dari Pemprov Papua Tengah akan difokuskan bagi mahasiswa semester III ke atas, dengan persyaratan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,5, tidak menerima beasiswa dari sumber lain, serta aktif mengikuti perkuliahan.

“Pemda tidak mungkin membantu 100 persen. Gubernur sudah sampaikan bahwa bantuan ini sebagian ditanggung pemerintah, sebagian lagi menjadi tanggung jawab mahasiswa. Tujuannya supaya tidak menumbuhkan sikap manja,” jelas Petrus, Rabu (13/8/2025).

Di USWIM, tercatat lebih dari 3.000 mahasiswa, dan sekitar 1.300 orang diproyeksikan menjadi penerima bantuan. Pihak kampus akan melakukan verifikasi dan validasi ketat, termasuk memeriksa IPK, status kuliah, dan sumber beasiswa lain yang pernah diterima mahasiswa.

Selain USWIM, program ini juga akan menjangkau 11 perguruan tinggi di Papua Tengah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan, di luar perguruan tinggi keagamaan.

Petrus menegaskan, meski bantuan ini direncanakan mulai berlaku tahun depan, saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPR Papua Tengah.

“Jangan ada pemahaman bahwa pemerintah provinsi membebaskan biaya kuliah 100 persen. Ini adalah bantuan, bukan gratis sepenuhnya,” tegasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206

Pemprov Papua Tengah Gelar Sosialisasi Persiapan Perhitungan IDI 2025, Ukago: Instrumen Strategis Menilai Kualitas Demokrasi Daerah

5 Desember 2025 - 08:11 WIB

Img 20251205 wa0192
Trending di Headline