Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

Pemerintah Siapkan Rp 178,7 Triliun untuk Gaji dan Kesejahteraan Guru-Dosen di 2026

adminbadge-check


					Pemerintah Siapkan Rp 178,7 Triliun untuk Gaji dan Kesejahteraan Guru-Dosen di 2026 Perbesar

JAKARTA – Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 178,7 triliun pada tahun 2026 untuk gaji, kesejahteraan, penguatan kompetensi, hingga tunjangan guru dan dosen, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hal ini dalam pidato Nota Keuangan Rancangan APBN 2026 pada Sidang Pembukaan Masa Sidang DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

“Untuk gaji, penguatan kompetensi, dan kesejahteraan guru serta dosen dialokasikan Rp 178,7 triliun. Tunjangan profesi guru non-PNS dan guru ASN daerah disiapkan secara memadai,” ujar Prabowo.

Anggaran tersebut merupakan bagian dari total anggaran pendidikan 2026 sebesar Rp 757,8 triliun atau 20 persen dari APBN. Selain untuk guru dan dosen, dana pendidikan juga digunakan untuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 21,1 juta siswa, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa, serta peningkatan fasilitas sekolah dan kampus senilai Rp 150,1 triliun.

Prabowo juga menargetkan penambahan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebanyak 4.000 mahasiswa pada 2026. “Semua ini untuk mewujudkan generasi cerdas, inovatif, dan produktif yang siap bersaing di panggung global, terutama di bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika,” tegasnya.


Anggaran pendidikan 2026 naik sekitar Rp 33,5 triliun dari tahun 2025 yang sebesar Rp 724,3 triliun. Tahun lalu, alokasi tersebut terdiri dari:

  • Belanja Pemerintah Pusat: Rp 297,2 triliun, termasuk PIP untuk 20,4 juta siswa, KIP Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa, dan tunjangan profesi guru non-PNS bagi 477.700 guru.

  • Transfer ke Daerah: Rp 347,1 triliun, mencakup BOS untuk 43,4 juta siswa, TPG untuk 1,5 juta guru PNSD dan PPPK, serta DAK fisik untuk revitalisasi 14.690 sarana pendidikan dan 21 perpustakaan daerah.

  • Pembiayaan: Rp 80 triliun, antara lain untuk beasiswa LPDP (total 49.971 penerima) dan pendanaan riset pendidikan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya memperkirakan anggaran pendidikan 2026 akan berada di kisaran Rp 727–Rp 761 triliun, naik sekitar Rp 36,7 triliun dibanding tahun sebelumnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline