JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyambut dengan antusias terobosan monumental yang berhasil dicapai oleh Pemerintah Indonesia, yakni diberikannya izin kepemilikan tanah di Makkah, Arab Saudi, untuk membangun kawasan Kampung Haji Indonesia.
Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus, menyebut langkah ini sebagai tonggak sejarah baru dalam pelayanan ibadah haji bagi jemaah asal Indonesia. Menurutnya, kawasan tersebut akan menjadi pusat layanan terpadu yang tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi keumatan di level global.
“Ini adalah buah dari diplomasi tingkat tinggi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Sebuah langkah strategis yang tak hanya simbolis, tetapi nyata memperjuangkan kepentingan umat di Tanah Suci,” ungkap Dailami dalam keterangannya, Minggu (3/8).
Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Kampung Haji Indonesia disebutnya akan menjadi oase layanan jemaah – mulai dari akomodasi, pusat informasi, hingga dukungan logistik – semuanya dirancang untuk menunjang kekhusyukan ibadah para jemaah Indonesia.
“Kami berharap kawasan ini benar-benar menjadi pusat pelayanan yang memudahkan para jemaah. Tak hanya simbol kedekatan Indonesia–Arab Saudi, tapi juga fondasi baru untuk penyelenggaraan haji yang lebih mandiri dan tertata,” tambahnya.
Sebagai representasi daerah dari seluruh penjuru Nusantara, DPD RI menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi jemaah dari berbagai provinsi. Komite III DPD RI, yang membidangi urusan agama, sosial, dan kesehatan, juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan proyek strategis ini.
Dailami menyebut ada dua langkah penting yang perlu segera dikawal:
1. Penyusunan regulasi dan payung hukum yang kuat dan transparan untuk menjamin pengelolaan Kampung Haji Indonesia berjalan profesional dan tetap selaras dengan nilai-nilai syariah.
2. Peningkatan koordinasi lintas sektor, agar informasi mengenai fasilitas ini mudah diakses oleh seluruh calon jemaah di tanah air.
“Fokus utama kita adalah kenyamanan dan keberkahan jemaah. Jangan sampai proyek ini hanya bersifat fisik semata, tapi benar-benar jadi wujud pelayanan umat yang tulus,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk ikut serta mendukung dan mengawal pembangunan Kampung Haji Indonesia dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama.
“Dengan niat tulus dan kerja bersama, Kampung Haji Indonesia akan menjadi warisan luhur bagi generasi mendatang. Bukti nyata bahwa Indonesia hadir untuk umat, bahkan hingga ke Tanah Suci,” pungkasnya.








