NABIRE – Dalam rangka memastikan distribusi bantuan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten terkait penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk masyarakat di tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Kodim 1705 Nabire, Polres Nabire, Perum Bulog Kancab Nabire, pihak transporter, serta para kepala distrik, kepala kampung, dan kepala kelurahan dari seluruh wilayah Kabupaten Nabire.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yason Victor Sawoi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program penyaluran bantuan pangan tahun 2025 merupakan bagian dari program nasional yang dikoordinasikan oleh Badan Pangan Nasional, dengan dukungan dari Perum Bulog sebagai penyedia bahan pangan dan mitra transporter untuk distribusi ke lapangan.
“Program ini sebelumnya telah berjalan pada tahun 2023 dan 2024, dan kini kembali dilanjutkan pada tahun 2025, meskipun sempat tertunda karena efisiensi anggaran secara nasional,” ujar Yason Sawoi.
Berdasarkan surat penugasan dari Badan Pangan Nasional tertanggal 25 Juni 2025, bantuan pangan untuk tahun ini akan disalurkan dalam dua tahap, yaitu bulan Juni dan Juli 2025.
Untuk Kabupaten Nabire sendiri, telah ditetapkan sebanyak 13.205 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 15 distrik dan 72 kampung. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini seluruh distrik telah mendapatkan alokasi bantuan, tanpa ada satu pun yang tertinggal.
“Kami menyadari pelaksanaan di Nabire terlihat agak lambat dibanding kabupaten lain, tetapi dengan rapat koordinasi hari ini, kami optimis penyaluran akan berjalan efektif, tepat waktu, dan tepat sasaran,” jelasnya.
Selain pemaparan teknis oleh Dinas Ketahanan Pangan, kegiatan ini juga menghadirkan presentasi dari Perum Bulog terkait petunjuk teknis (juknis) dan kesiapan transporter dalam mendukung distribusi pangan hingga ke pelosok kampung.
Kadis Ketahanan Pangan juga menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor demi keberhasilan program ini.
“Mari kita sukseskan program ini bersama-sama, demi ketahanan pangan dan kesejahteraan warga Kabupaten Nabire,” tutupnya.
Dengan dibukanya rapat koordinasi ini secara resmi, diharapkan distribusi bantuan pangan tahun 2025 dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima. (MB)








