Ilu – Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, menghadiri Rapat Kerja, Seminar dan HUT ke-30 Pemuda GIDI Wilayah Yamo, Klasis Yalu (Ilu), yang digelar pada Senin, (21/7/2025) di Ilu, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Acara yang mengusung semangat pembaruan rohani dan transformasi generasi ini dihadiri oleh BPP Pusat GIDI, para kader dan tokoh gereja, serta peserta dari delapan wilayah dan satu calon wilayah GIDI. Dalam sambutannya, Deinas Geley hadir mewakili Gubernur Papua Tengah dan memberikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pemuda yang hadir.
“Saya hadir sebagai bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap gerakan pemuda gereja. Tema ‘Pemuda yang Tampil Beda’ sangat relevan dan strategis di tengah tantangan zaman saat ini,” ujar Geley.
Mengutip Roma 12:2, Wakil Gubernur mengajak para pemuda untuk tidak hidup menurut pola dunia, tetapi berubah oleh pembaharuan budi, agar mampu membedakan kehendak Allah yang baik, yang berkenan dan yang sempurna.
Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan rohani terletak dalam disiplin membaca Alkitab, doa, dan puasa.
“Kita hidup di era teknologi yang berubah cepat. Anak muda jangan ikut-ikutan tren yang menjauhkan dari kebenaran. Kembali ke Firman adalah kunci supaya masa depan kita jelas dan diberkati,” tegasnya.
Dalam momen HUT ke-30 ini, Pemerintah Provinsi juga mengumumkan program pembangunan “Bukit Doa” di delapan kabupaten Papua Tengah sebagai langkah membangun fondasi spiritual masyarakat.
“Doa adalah dasar pembangunan sejati. Pemuda yang hidup benar, jujur, dan setia akan dipakai Tuhan secara luar biasa,” ungkap Geley.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pemuda GIDI untuk bersatu dalam gerakan doa, puasa, dan pemberitaan Injil secara terstruktur, sebagaimana tertulis dalam Kisah Para Rasul 1:8.
“Mari tampil beda dalam kasih dan kebenaran. Bersatu hati, pikiran, dan tujuan untuk melayani Tuhan di Tanah Papua dan sampai ke bangsa-bangsa,” pungkasnya. (MB)








