Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

John NR Gobai Dorong Pemerintah Bangun Jembatan Transportasi di Papua Tengah: Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua, Kita Harus Dukung Mereka

adminbadge-check


					John NR Gobai Dorong Pemerintah Bangun Jembatan Transportasi di Papua Tengah: Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua, Kita Harus Dukung Mereka Perbesar

NABIRE– Legislator DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menegaskan bahwa akses transportasi merupakan jantung utama pelayanan dasar di Bumi Cenderawasih. Ia mendorong pemerintah untuk membangun sistem transportasi udara, laut, dan darat secara menyeluruh di Papua Tengah, demi menjangkau masyarakat terpencil yang selama ini hidup dalam keterisolasian.

“Lebih dari 70 persen masyarakat Papua tinggal jauh dari kota, di wilayah pegunungan dan pesisir. Tanpa akses transportasi, pelayanan tidak akan pernah merata, negara tidak pernah benar-benar hadir,” tegas John Gobai, Senin (21/7).

Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua

John NR Gobai mengungkapkan bahwa sejak tahun 1960-an, dua maskapai misi, yakni AMA (Associated Mission Aviation) dan MAF (Mission Aviation Fellowship) telah membuka jalan pelayanan melalui udara di Papua. Bahkan, MAF telah mendesain pesawat khusus yang dapat mendarat di air demi menjangkau wilayah rawa dan perairan.

“Para misionaris membangun banyak landasan di kampung-kampung terpencil untuk pelayanan dengan pesawat AMA dan MAF. Itulah jejak awal pemerataan di Papua,” kenangnya.

Wilayah seperti Danau Paniai, Pegunungan Tengah, hingga pesisir selatan, memiliki puluhan lapangan terbang kecil yang dibangun hanya demi satu tujuan: agar guru, mantri, dan pendeta bisa hadir melayani.

 Maskapai Perintis Jadi Tulang Punggung Pelayanan

Saat ini, maskapai perintis seperti AMA, MAF, ADVEN, YAJASI, TARIKU, dan HELIVIDA masih menjadi andalan masyarakat Papua. Mereka mengantar pasien, mengangkut logistik bantuan, dan melayani kunjungan pemerintahan serta gereja. Namun tantangan terbesar tetap soal biaya.

Gobai menekankan, “Subsidi tiket oleh pemerintah adalah keniscayaan. Tanpa itu, masyarakat tidak bisa beli tiket, guru tidak bisa ke sekolah, dan bantuan tidak akan sampai ke kampung.”

 Transportasi Laut dan Darat Jangan Dilupakan

Selain udara, John juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali transportasi laut dengan kapal-kapal kecil yang dulu beroperasi dari Agimuga, Kekwa, Atuka, Otakwa hingga Kokonao. Transportasi darat seperti DAMRI juga harus diperkuat dengan rute dan kendaraan layak di wilayah-wilayah terpencil Papua Tengah.

“Papua Tengah tidak butuh janji, tapi akses nyata. Membangun jembatan udara, laut, dan darat adalah fondasi utama untuk menghadirkan keadilan sosial di Papua,” pungkas John NR Gobai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline