Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

News

John NR Gobai Dorong Pemerintah Bangun Jembatan Transportasi di Papua Tengah: Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua, Kita Harus Dukung Mereka

adminbadge-check


					John NR Gobai Dorong Pemerintah Bangun Jembatan Transportasi di Papua Tengah: Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua, Kita Harus Dukung Mereka Perbesar

NABIRE– Legislator DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menegaskan bahwa akses transportasi merupakan jantung utama pelayanan dasar di Bumi Cenderawasih. Ia mendorong pemerintah untuk membangun sistem transportasi udara, laut, dan darat secara menyeluruh di Papua Tengah, demi menjangkau masyarakat terpencil yang selama ini hidup dalam keterisolasian.

“Lebih dari 70 persen masyarakat Papua tinggal jauh dari kota, di wilayah pegunungan dan pesisir. Tanpa akses transportasi, pelayanan tidak akan pernah merata, negara tidak pernah benar-benar hadir,” tegas John Gobai, Senin (21/7).

Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua

John NR Gobai mengungkapkan bahwa sejak tahun 1960-an, dua maskapai misi, yakni AMA (Associated Mission Aviation) dan MAF (Mission Aviation Fellowship) telah membuka jalan pelayanan melalui udara di Papua. Bahkan, MAF telah mendesain pesawat khusus yang dapat mendarat di air demi menjangkau wilayah rawa dan perairan.

“Para misionaris membangun banyak landasan di kampung-kampung terpencil untuk pelayanan dengan pesawat AMA dan MAF. Itulah jejak awal pemerataan di Papua,” kenangnya.

Wilayah seperti Danau Paniai, Pegunungan Tengah, hingga pesisir selatan, memiliki puluhan lapangan terbang kecil yang dibangun hanya demi satu tujuan: agar guru, mantri, dan pendeta bisa hadir melayani.

 Maskapai Perintis Jadi Tulang Punggung Pelayanan

Saat ini, maskapai perintis seperti AMA, MAF, ADVEN, YAJASI, TARIKU, dan HELIVIDA masih menjadi andalan masyarakat Papua. Mereka mengantar pasien, mengangkut logistik bantuan, dan melayani kunjungan pemerintahan serta gereja. Namun tantangan terbesar tetap soal biaya.

Gobai menekankan, “Subsidi tiket oleh pemerintah adalah keniscayaan. Tanpa itu, masyarakat tidak bisa beli tiket, guru tidak bisa ke sekolah, dan bantuan tidak akan sampai ke kampung.”

 Transportasi Laut dan Darat Jangan Dilupakan

Selain udara, John juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali transportasi laut dengan kapal-kapal kecil yang dulu beroperasi dari Agimuga, Kekwa, Atuka, Otakwa hingga Kokonao. Transportasi darat seperti DAMRI juga harus diperkuat dengan rute dan kendaraan layak di wilayah-wilayah terpencil Papua Tengah.

“Papua Tengah tidak butuh janji, tapi akses nyata. Membangun jembatan udara, laut, dan darat adalah fondasi utama untuk menghadirkan keadilan sosial di Papua,” pungkas John NR Gobai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Umat Katolik Mimika Diajak Maknai Rabu Abu dengan Pertobatan dan Komitmen Perubahan

18 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260218 wa0059

Sambut Ramadan 1447 H, Menag ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan

18 Februari 2026 - 14:01 WIB

Img 20260218 wa0057

Pelaku Penikaman Seorang Penjual Pinang Diduga Kuat KKB

18 Februari 2026 - 13:26 WIB

Img 20260218 wa0115

Terjatuh dan Tenggelam di Sungai, Anak Usia 3 Tahun Ditemukan MD

18 Februari 2026 - 13:22 WIB

Img 20260218 wa0114

Pj Sekda Papua Tengah Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Pejabat Baru Diminta Langsung Gaspol Bekerja

18 Februari 2026 - 13:17 WIB

Img 20260218 wa0108
Trending di Headline