Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

John NR Gobai Dorong Pemerintah Bangun Jembatan Transportasi di Papua Tengah: Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua, Kita Harus Dukung Mereka

adminbadge-check


					John NR Gobai Dorong Pemerintah Bangun Jembatan Transportasi di Papua Tengah: Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua, Kita Harus Dukung Mereka Perbesar

NABIRE– Legislator DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menegaskan bahwa akses transportasi merupakan jantung utama pelayanan dasar di Bumi Cenderawasih. Ia mendorong pemerintah untuk membangun sistem transportasi udara, laut, dan darat secara menyeluruh di Papua Tengah, demi menjangkau masyarakat terpencil yang selama ini hidup dalam keterisolasian.

“Lebih dari 70 persen masyarakat Papua tinggal jauh dari kota, di wilayah pegunungan dan pesisir. Tanpa akses transportasi, pelayanan tidak akan pernah merata, negara tidak pernah benar-benar hadir,” tegas John Gobai, Senin (21/7).

Sejak Dulu, Sayap Kecil Sudah Membelah Langit Papua

John NR Gobai mengungkapkan bahwa sejak tahun 1960-an, dua maskapai misi, yakni AMA (Associated Mission Aviation) dan MAF (Mission Aviation Fellowship) telah membuka jalan pelayanan melalui udara di Papua. Bahkan, MAF telah mendesain pesawat khusus yang dapat mendarat di air demi menjangkau wilayah rawa dan perairan.

“Para misionaris membangun banyak landasan di kampung-kampung terpencil untuk pelayanan dengan pesawat AMA dan MAF. Itulah jejak awal pemerataan di Papua,” kenangnya.

Wilayah seperti Danau Paniai, Pegunungan Tengah, hingga pesisir selatan, memiliki puluhan lapangan terbang kecil yang dibangun hanya demi satu tujuan: agar guru, mantri, dan pendeta bisa hadir melayani.

 Maskapai Perintis Jadi Tulang Punggung Pelayanan

Saat ini, maskapai perintis seperti AMA, MAF, ADVEN, YAJASI, TARIKU, dan HELIVIDA masih menjadi andalan masyarakat Papua. Mereka mengantar pasien, mengangkut logistik bantuan, dan melayani kunjungan pemerintahan serta gereja. Namun tantangan terbesar tetap soal biaya.

Gobai menekankan, “Subsidi tiket oleh pemerintah adalah keniscayaan. Tanpa itu, masyarakat tidak bisa beli tiket, guru tidak bisa ke sekolah, dan bantuan tidak akan sampai ke kampung.”

 Transportasi Laut dan Darat Jangan Dilupakan

Selain udara, John juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali transportasi laut dengan kapal-kapal kecil yang dulu beroperasi dari Agimuga, Kekwa, Atuka, Otakwa hingga Kokonao. Transportasi darat seperti DAMRI juga harus diperkuat dengan rute dan kendaraan layak di wilayah-wilayah terpencil Papua Tengah.

“Papua Tengah tidak butuh janji, tapi akses nyata. Membangun jembatan udara, laut, dan darat adalah fondasi utama untuk menghadirkan keadilan sosial di Papua,” pungkas John NR Gobai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

23 Calon Anggota BPK Bakal Diuji Komite IV DPD RI Akhir September

12 September 2026 - 05:54 WIB

FB IMG

Ketua Komite IV DPD RI Apresiasi Program Pembukaan Rekening untuk 200 Juta Warga, BPD Jangan Ditinggalkan

12 September 2026 - 05:49 WIB

Q

Mama Makdalena Masih Membaca di Usia 56 Tahun, Jadi Tamparan bagi Kemalasan Anak Muda

11 September 2026 - 13:29 WIB

IMG 20260911 WA0015

Penyulutan Obor Prasetya Tandai Peringatan HUT ke-81 RRI di Nabire

11 September 2026 - 13:26 WIB

IMG 20260911 WA0002

Pemkab Nabire Percepat Program Pengembangan Padi PM-AAS Seluas 567 Hektare

11 September 2026 - 13:18 WIB

IMG 20260911 WA0001
Trending di Headline