Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Dinas PUPR Papua Tengah Tiga Kali Mangkir RDP dengan DPR, Ada Apa?

adminbadge-check


					Dinas PUPR Papua Tengah Tiga Kali Mangkir RDP dengan DPR, Ada Apa? Perbesar

NABIRE – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Tengah kembali menjadi sorotan setelah tiga kali berturut-turut mangkir dari undangan resmi Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah.

Ketua Komisi IV, Yulius Yapugau, menyayangkan ketidakhadiran Kepala Dinas PUPR yang dinilai mencerminkan ketidakpatuhan terhadap agenda lembaga legislatif. Ia menilai, sikap tersebut bisa menghambat fungsi pengawasan DPR terhadap jalannya pembangunan di wilayah itu.

“Ini adalah bentuk ketidakpatuhan terhadap fungsi pengawasan legislatif. Ketidakhadiran ini juga menunjukkan minimnya itikad untuk membangun komunikasi yang sehat antara eksekutif dan legislatif,” tegas Yulius dilansir dari Tribun Papua tengah.

Menurutnya, peran Dinas PUPR sangat strategis dalam menjawab persoalan infrastruktur di Papua Tengah. Oleh karena itu, keterlibatan aktif dalam forum resmi seperti RDP sangat penting, terlebih untuk mengevaluasi progres proyek pembangunan tahun anggaran 2024–2025 yang dinilai belum tuntas.

“RDP ini menjadi momen penting untuk memperoleh klarifikasi dan penjelasan langsung dari pihak PUPR atas berbagai program kerja mereka,” lanjutnya.

Yulius juga menilai ketidakhadiran yang berulang sebagai indikasi lemahnya komitmen terhadap pembangunan daerah.

“Kami tidak ingin fungsi pengawasan DPR terhambat hanya karena tidak ada kemauan dari mitra kerja kami untuk hadir dan berdialog. Ini forum resmi, bukan undangan pribadi,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Yulius berharap Dinas PUPR Papua Tengah ke depan dapat lebih kooperatif dan menghargai setiap undangan resmi dari DPR demi mendorong pembangunan yang lebih baik dan merata di wilayah Papua Tengah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lilin Solidaritas Menyala di Timika, Doa Dipanjatkan untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau

14 September 2026 - 11:57 WIB

IMG 20260914 WA0048

Sambut HUT ke-30, Pemkab Mimika Siapkan Refleksi dan Doa Bersama

14 September 2026 - 11:25 WIB

IMG 20260914 WA0010

Gubernur Meki Minta LMA Jadi Jembatan Masyarakat Adat dan Pemerintah

14 September 2026 - 11:18 WIB

IMG 20260914 WA0024

Lenis Kogoya Desak Pembebasan Korban Penyanderaan di Mimika, Serukan Hentikan Pembunuhan Warga Sipil

14 September 2026 - 10:47 WIB

IMG 20260914 WA0020

Pelantikan LMA Korwil Papua Tengah, Lenis Kogoya Dorong Penguatan Peran Masyarakat Adat

14 September 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260914 WA0016
Trending di Headline