Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Kemenag Dorong Masjid Ramah Difabel dan Lansia: Fasholatan hingga 1.000 Masjid Inklusif

adminbadge-check


					Kemenag Dorong Masjid Ramah Difabel dan Lansia: Fasholatan hingga 1.000 Masjid Inklusif Perbesar

Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) RI terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan ibadah yang inklusif dan manusiawi. Melalui Gerakan Majelis Fasholatan dan Program 1.000 Masjid Inklusif, Kemenag ingin memastikan bahwa masjid benar-benar menjadi rumah ibadah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas dan lanjut usia.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa Majelis Fasholatan hadir sebagai ruang belajar yang nyaman bagi umat, khususnya kalangan rentan, untuk memperdalam pemahaman tentang gerakan, bacaan, dan makna salat.

“Banyak lansia yang ingin memperbaiki salatnya, tapi enggan bertanya karena malu pada anak atau cucu mereka. Fasholatan hadir menjawab kebutuhan itu,” ungkap Abu dalam kegiatan peluncuran program di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Gerakan ini akan dijalankan oleh para penyuluh dan penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) dengan menggandeng masjid dan pesantren untuk menggelar pengajian secara rutin. Menurut Abu, peningkatan kualitas ibadah ini akan membawa dampak positif pada kehidupan sosial yang lebih tertib, damai, dan harmonis.

“Kalau salatnya benar, insyaallah hubungan sosial dan keagamaan juga akan lebih tertata,” tambahnya.

1.000 Masjid Inklusif: Mewujudkan Rumah Ibadah yang Aksesibel

Tak hanya itu, Kemenag juga menginisiasi program 1.000 Masjid Inklusif yang mendorong pembangunan fasilitas-fasilitas ibadah yang ramah bagi disabilitas dan lansia, seperti kursi salat khusus, tempat wudu ramah kursi roda, hingga kehadiran juru bahasa isyarat.

“Masjid harus menjadi tempat yang menyambut semua umat, bukan hanya yang muda dan sehat. Kita ingin semua merasa dihargai dan dipermudah dalam beribadah,” tegas Abu.

Kemenag juga akan menyalurkan bantuan stimulan bagi masjid-masjid yang berkomitmen membangun fasilitas inklusif ini.

“Mungkin nominal bantuannya belum besar, tapi yang lebih penting adalah semangat kolaborasi untuk menghadirkan keadilan dalam beribadah,” jelasnya.

Masjid, Bukan Sekadar Tempat Salat

Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, menambahkan bahwa masjid di era kini harus bertransformasi menjadi pusat aktivitas umat: tempat ibadah, edukasi, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Masjid tidak boleh hanya jadi tempat ibadah mahdhah. Ia harus hadir sebagai pusat keilmuan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ismail menyebut, langkah kecil seperti menyediakan akses untuk lansia dan difabel adalah wujud nyata nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

“Datang ke masjid bagi seorang difabel atau lansia adalah perjuangan luar biasa. Maka, menyambut mereka dengan ramah adalah bagian dari memuliakan sesama,” tegasnya.

Ia mencontohkan Masjid Istiqlal sebagai model ideal masjid nasional yang telah menyediakan layanan terintegrasi, termasuk aksesibilitas bagi difabel.

“Kebijakan keagamaan harus inklusif. Fasholatan dan Masjid Inklusif ini bukan sekadar program, tapi cermin dari wajah Islam yang penuh kasih dan kepedulian,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, BPBD Mimika Mulai Siram Jalan Atasi Debu di Timika

15 September 2026 - 13:39 WIB

20260915

Dishub Mimika Perkuat Keselamatan Jalan, dari ZoSS hingga Pengecatan Median

15 September 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260915 WA0037

Empat Pelajar Selamat, Polisi Redam Kepanikan Warga Akibat Isu Penculikan

15 September 2026 - 13:17 WIB

IMG 20260915 WA0030

Dukcapil Deiyai Ungkap Perkembangan Data Kependudukan, Pelayanan Masih Hadapi Sejumlah Kendala

15 September 2026 - 13:11 WIB

IMG 20260915 WA0034

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Deiyai Validasi Data Pekerja Rentan hingga Aparatur Kampung

15 September 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260915 WA0032
Trending di Headline