Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Kurikulum Baru Diluncurkan, Bidan Indonesia Siap Hadapi Tantangan Zaman

adminbadge-check


					Kurikulum Baru Diluncurkan, Bidan Indonesia Siap Hadapi Tantangan Zaman Perbesar

JAKARTA – Pendidikan kebidanan Indonesia memasuki babak baru. Kolegium Kebidanan, bersama Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), secara resmi meluncurkan Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Kebidanan Indonesia pada Kamis (19/6/2025) di Jakarta. Kurikulum ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mencetak bidan profesional yang adaptif, kolaboratif, dan siap menjawab tantangan dunia kesehatan modern.

Peluncuran ini turut didukung oleh mitra internasional seperti UNFPA dan Kedutaan Besar Kanada, menandai pentingnya kolaborasi global dalam memperkuat kualitas layanan kebidanan di Indonesia.

Ketua KKI, drg. Arianti Anaya, MKM, menegaskan bahwa kurikulum baru ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan panduan hidup yang terus berkembang. “Kurikulum ini harus relevan, fleksibel, dan terus diperbarui seiring dengan perubahan zaman, kebutuhan pelayanan, serta perkembangan ilmu dan teknologi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pendidikan kebidanan yang bermutu tinggi adalah kunci untuk menghadirkan bidan yang tak hanya terampil secara teknis, tetapi juga mumpuni dalam komunikasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Bidan harus jadi garda terdepan dalam transformasi layanan primer, terutama dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia,” tegas Arianti.

Empat Pilar Perubahan: Fokus Menkes Budi untuk Profesi Bidan

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang turut hadir dalam peluncuran kurikulum, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap transformasi pendidikan kebidanan. Ia menyoroti empat fokus utama yang harus diusung kurikulum baru ini:

  1. Tertib Entri Data
    Setiap proses persalinan harus terdokumentasi dengan baik dalam sistem Satu Sehat. Data yang akurat menjadi fondasi untuk analisis kebijakan dan perlindungan profesi bidan dari stigma yang tidak adil.

  2. Peningkatan Kompetensi Global
    Kurikulum harus mengacu pada standar internasional, agar lulusan kebidanan siap menghadapi kondisi nyata yang kompleks.

  3. Rujukan Cepat dan Tepat
    Bidan harus mampu mengidentifikasi risiko tinggi dan segera melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang sesuai.

  4. Perluasan Peran Bidan
    Peran bidan tidak boleh dibatasi hanya saat persalinan. Mereka harus aktif sejak fase pra-kehamilan, mendampingi bayi, dan memastikan pertumbuhan anak berlangsung optimal.

“Bidan harus menjadi pendamping seumur hidup bagi ibu dan anak. Mulai dari sebelum kehamilan hingga anak tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Menkes.

Lebih dari Sekadar Teknis: Etika dan Nilai Profesi Dikuatkan

Kurikulum baru ini juga dirancang untuk menanamkan nilai-nilai etika, komunikasi, dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi. Pendidikan kebidanan kini dituntut mencetak sosok bidan yang tidak hanya andal di lapangan, tetapi juga manusiawi dalam pelayanan.

Dalam kesempatan yang sama, drg. Arianti mengajak semua pihak, mulai dari akademisi, praktisi kesehatan, hingga organisasi profesi, untuk terus memberi masukan demi penyempurnaan kurikulum ini.

“Kami ingin forum ini menjadi ruang terbuka untuk menyerap aspirasi dan menciptakan kurikulum yang benar-benar berdampak di lapangan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat

19 Juni 2026 - 05:07 WIB

831438440772

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011
Trending di Headline