Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Papua Tengah Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Gubernur Tekankan 5 Fokus Utama

adminbadge-check


					Papua Tengah Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Gubernur Tekankan 5 Fokus Utama Perbesar

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat daya beli masyarakat. Hal ini disampaikannya saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, Kamis (5/6/2025), dari Ruang Rapat Gubernur di Nabire.

Dalam rapat yang juga diikuti para pimpinan daerah se-Indonesia itu, Gubernur menyampaikan bahwa angka inflasi di Papua Tengah mengalami penurunan signifikan, dari 3,71% pada April 2025 menjadi 2,26% di bulan Mei. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tekanan harga masih dirasakan masyarakat dan perlu diantisipasi secara berkelanjutan.

“Penurunan inflasi ini tentu kita syukuri, tapi tidak boleh membuat kita lengah. Komoditas strategis seperti bahan pangan dan energi tetap harus dikendalikan agar tidak memicu gejolak harga di lapangan,” tegas Gubernur Meki Nawipa.

Ia menilai, rakor seperti ini sangat strategis sebagai forum koordinasi untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan kebijakan pengendalian inflasi berjalan sinergis dari pusat hingga ke daerah.

Lima Strategi Pengendalian Inflasi Papua Tengah

Dalam paparannya, Gubernur Meki Nawipa membeberkan lima strategi utama yang kini menjadi fokus Pemerintah Provinsi Papua Tengah:

  1. Penguatan data stok dan ketersediaan bahan pokok untuk memastikan suplai tetap aman.

  2. Monitoring harga secara berkala guna mendeteksi gejolak lebih dini.

  3. Peningkatan efisiensi distribusi pangan dan logistik hingga ke wilayah terpencil.

  4. Intervensi pasar yang tepat sasaran, khususnya pada komoditas penyumbang inflasi utama.

  5. Penguatan kerja sama antar daerah, baik dalam pasokan barang maupun pengendalian distribusi.

Rapat daring tersebut juga diikuti oleh jajaran Forkopimda, Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari setiap kabupaten, para asisten dan staf ahli gubernur, pimpinan OPD, serta perwakilan instansi vertikal.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen untuk terus bersinergi menjaga stabilitas harga, karena ini menyangkut langsung kesejahteraan rakyat,” tutup Gubernur. (MB).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, BPBD Mimika Mulai Siram Jalan Atasi Debu di Timika

15 September 2026 - 13:39 WIB

20260915

Dishub Mimika Perkuat Keselamatan Jalan, dari ZoSS hingga Pengecatan Median

15 September 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260915 WA0037

Empat Pelajar Selamat, Polisi Redam Kepanikan Warga Akibat Isu Penculikan

15 September 2026 - 13:17 WIB

IMG 20260915 WA0030

Dukcapil Deiyai Ungkap Perkembangan Data Kependudukan, Pelayanan Masih Hadapi Sejumlah Kendala

15 September 2026 - 13:11 WIB

IMG 20260915 WA0034

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Deiyai Validasi Data Pekerja Rentan hingga Aparatur Kampung

15 September 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260915 WA0032
Trending di Headline