Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Papua Tengah Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Gubernur Tekankan 5 Fokus Utama

adminbadge-check


					Papua Tengah Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Gubernur Tekankan 5 Fokus Utama Perbesar

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat daya beli masyarakat. Hal ini disampaikannya saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, Kamis (5/6/2025), dari Ruang Rapat Gubernur di Nabire.

Dalam rapat yang juga diikuti para pimpinan daerah se-Indonesia itu, Gubernur menyampaikan bahwa angka inflasi di Papua Tengah mengalami penurunan signifikan, dari 3,71% pada April 2025 menjadi 2,26% di bulan Mei. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tekanan harga masih dirasakan masyarakat dan perlu diantisipasi secara berkelanjutan.

“Penurunan inflasi ini tentu kita syukuri, tapi tidak boleh membuat kita lengah. Komoditas strategis seperti bahan pangan dan energi tetap harus dikendalikan agar tidak memicu gejolak harga di lapangan,” tegas Gubernur Meki Nawipa.

Ia menilai, rakor seperti ini sangat strategis sebagai forum koordinasi untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan kebijakan pengendalian inflasi berjalan sinergis dari pusat hingga ke daerah.

Lima Strategi Pengendalian Inflasi Papua Tengah

Dalam paparannya, Gubernur Meki Nawipa membeberkan lima strategi utama yang kini menjadi fokus Pemerintah Provinsi Papua Tengah:

  1. Penguatan data stok dan ketersediaan bahan pokok untuk memastikan suplai tetap aman.

  2. Monitoring harga secara berkala guna mendeteksi gejolak lebih dini.

  3. Peningkatan efisiensi distribusi pangan dan logistik hingga ke wilayah terpencil.

  4. Intervensi pasar yang tepat sasaran, khususnya pada komoditas penyumbang inflasi utama.

  5. Penguatan kerja sama antar daerah, baik dalam pasokan barang maupun pengendalian distribusi.

Rapat daring tersebut juga diikuti oleh jajaran Forkopimda, Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari setiap kabupaten, para asisten dan staf ahli gubernur, pimpinan OPD, serta perwakilan instansi vertikal.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen untuk terus bersinergi menjaga stabilitas harga, karena ini menyangkut langsung kesejahteraan rakyat,” tutup Gubernur. (MB).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lima Tahun Melangkah Bersama: TK Santa Theresia Keniapa Wisudakan Angkatan Kelima, Selempang dan Tongkat Jadi Simbol Kesiapan Menuju Masa Depan

7 Juni 2026 - 10:14 WIB

IMG 20260607 WA0053

Ledakan di Kawasan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga 

7 Juni 2026 - 10:08 WIB

IMG 20260607 WA0194

Pemkab Mimika dan PTFI Tutup Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Sinergi Kunci Wujudkan Lingkungan Berkelanjutan

7 Juni 2026 - 10:05 WIB

IMG 20260607 WA0046

Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 Dorong UMKM Papua Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk

7 Juni 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260607 WA0032

Sosialisasi WHO 2026 Dorong UMKM Papua Percepat Sertifikasi Halal

7 Juni 2026 - 09:50 WIB

IMG 20260607 WA0030
Trending di Headline