Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

STAK Nabire dan TP-PKK Papua Tengah Gelar Seminar Perempuan dan Anak 

Etty Welerbadge-check


					STAK Nabire dan TP-PKK Papua Tengah Gelar Seminar Perempuan dan Anak  Perbesar

NABIRE — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Papua Tengah menyelenggarakan seminar dengan tema “Peranan Wanita dan Anak di Era Digital, Reproduksi Wanita, Kesehatan Anak dan Wanita yang Kuat”. Kegiatan ini digelar di Aula STAK Wadio, Distrik Nabire, dan dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, serta organisasi perempuan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa, SE, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya merayakan semangat Kartini dengan sukacita, sebagai bentuk rasa syukur atas perkenanan Tuhan.

“Kita berada di tempat ini dengan penuh senyum dan sukacita karena dengan hati yang gembira, segala sesuatu terasa lebih mudah. Seharusnya setiap kegiatan dimulai dengan ibadah dan syukur kepada Tuhan,” ujarnya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini tidak hanya sebagai momentum mengenang perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga menjadi ruang refleksi peran perempuan masa kini yang tidak hanya berkiprah di ranah domestik, tetapi juga di bidang profesional, sosial, dan pembangunan daerah. Nurhaidah Nawipa menekankan bahwa perjuangan Kartini bukan untuk menandingi laki-laki, tetapi untuk membuka akses kesempatan yang setara bagi perempuan dalam pendidikan, karier, dan partisipasi pembangunan, khususnya di Provinsi Papua Tengah.

“Kita bisa menjadi dokter, guru, polisi, bahkan pejabat publik, tetapi pada t dasarnya kita tetap adalah seorang ibu rumah tangga. Peran itu tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan diri, karena ibu yang sehat akan melahirkan keluarga yang sehat pula. Oleh sebab itu, seminar ini menghadirkan tenaga ahli kesehatan untuk memberikan edukasi langsung kepada para peserta.

dr. Angelita Kandio, Sp.OG: “Kenali Tubuhmu, Jaga Masa Depanmu”
Sesi utama seminar diisi oleh dr. Angelita Ch. Kandio, Sp.OG, yang membawakan materi tentang kesehatan reproduksi wanita dan remaja. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan definisi kesehatan reproduksi sebagai kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial, tidak hanya bebas dari penyakit, melainkan juga memahami fungsi dan proses sistem reproduksi.

“Remaja saat ini mengalami banyak tantangan. Data Badan Pusat Statistik tahun 2012 menunjukkan bahwa 27% perempuan dan 28% laki-laki mulai berpacaran sebelum usia 15 tahun. Di usia 15–17 tahun, angka itu meningkat menjadi 45% untuk laki-laki dan 28% perempuan. Aktivitas pacaran tanpa pemahaman kesehatan bisa menimbulkan dampak besar,” jelasnya.

Ia menyoroti bahwa secara global, sebanyak 16 juta remaja melahirkan setiap tahun, setara dengan 11% dari total kelahiran dunia. Bahkan, 10% dari kehamilan remaja berisiko terhadap keselamatan ibu dan anak. Berdasarkan data tahun 2009, 41% kasus HIV baru ditemukan pada kelompok usia 15–24 tahun, menunjukkan kerentanan yang tinggi terhadap infeksi menular seksual di kalangan remaja.

dr. Angelita juga memberikan penjelasan langsung tentang sistem reproduksi wanita, dengan ilustrasi anatomi yang membantu peserta memahami organ reproduksi dan fungsinya, mulai dari vagina, rahim, saluran tuba, hingga proses pembuahan.

“Perempuan harus memahami tubuhnya sendiri. Ini bukan hal tabu. Mengetahui sistem reproduksi adalah bentuk perlindungan diri dan bekal untuk membuat keputusan yang sehat dan bijaksana,” katanya.

Ia menegaskan bahwa remaja mengalami perubahan fisik dan psikis yang disebut pubertas, yang terdiri atas perubahan primer (fungsi organ reproduksi) dan sekunder (perubahan fisik yang tampak). Karena itu, pemahaman sejak dini sangat penting agar remaja tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif.

dr. Susi Natalia Hasibuan, Sp.A(K): “Anak Sehat, Generasi Kuat”
Selain itu, seminar juga menghadirkan dr. Susi Natalia Hasibuan, Sp.A(K), M.Si.Med, yang menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan anak dari usia dini. Ia menyoroti pentingnya imunisasi, pemenuhan gizi seimbang, dan stimulasi perkembangan anak agar tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

Pdt. Sarmini, S.Pd.K: “Menjadi Wanita Kuat Secara Iman dan Karakter”
Materi terakhir disampaikan oleh Pdt. Sarmini, S.Pd.K, yang membawakan refleksi rohani tentang “Wanita yang Kuat”. Ia mengajak para peserta untuk menjadi perempuan yang beriman, bijaksana, dan mampu menjadi teladan dalam keluarga serta masyarakat.

Antusiasme Peserta dan Penutupan
Seminar ini disambut antusias oleh para peserta, khususnya kaum ibu dan remaja putri yang merasa mendapatkan banyak informasi bermanfaat. Dalam penutupannya, Ny. Nurhaidah Nawipa kembali mengajak para peserta untuk terus menjaga semangat Kartini dan bijak dalam menggunakan media sosial.

“Berbuat baik tidak harus menunggu besar. Mulailah dari hal-hal kecil yang berdampak besar. Dengan semangat Kartini, mari kita terus berkarya untuk keluarga, masyarakat, dan Tanah Papua Tengah yang kita cintai,” tutupnya.

Acara diakhiri dengan pernyataan resmi pembukaan seminar oleh Ketua TP-PKK, tepuk tangan meriah peserta, serta foto bersama sebagai bentuk solidaritas perempuan Papua Tengah untuk terus bergerak dan membangun. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wajah Baru Kampung Keakwa Setelah Satu Bulan Disentuh Program TMMD Kodim 1710/Mimika

22 Mei 2026 - 08:17 WIB

IMG 20260522 WA0102

BPPRD Deiyai Lanjutkan Pendataan Wajib Pajak dan Reklame di Kawasan Pasar Waghete

22 Mei 2026 - 08:01 WIB

IMG 20260521 WA0051

Tragis! Mencari Karaka, Seorang Pria Diterkam Buaya Tepat Dihadapan Istri 

22 Mei 2026 - 07:52 WIB

IMG 20260522 WA0091

Pangkoops TNI Habema Pimpin Langsung Persiapan Evakuasi Korban Kekerasan di Korowai

22 Mei 2026 - 07:40 WIB

IMG 20260522 WA0093

Pemprov Papua Tengah Bentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah, Dorong Perlindungan Ekosistem Pesisir Berkelanjutan

22 Mei 2026 - 07:31 WIB

IMG 20260521 WA0056
Trending di Headline