Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Hasil Identifikasi Dua Jenazah Diketahui Identitasnya, Tim Gabungan Berhasil Selamatkan Pasutri Yang Sempat Disandra KKB

Etty Welerbadge-check


					Hasil Identifikasi Dua Jenazah Diketahui Identitasnya, Tim Gabungan Berhasil Selamatkan Pasutri Yang Sempat Disandra KKB Perbesar

TIMIKA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari RS Bhayangkara Jayapura dan RSUD Dekai telah melakukan otopsi terhadap tiga jenazah korban pembunuhan yang dilakukan oleh KKB yang terjadi pada tanggal 6 dan 7 April 2025 di area pendulangan emas, tepatnya di lokasi 22 dan Muara Kum, sepanjang aliran Sungai Silet, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Dan dari hasil identifikasi, dua jenazah berhasil dikenali diantaranya bernama Wawan dari TKP Camp 22 dan Stenli dari TKP Muara Kum, sementara satu jenazah dari lokasi yang sama masih dalam proses pencocokan data antemortem.

Upaya evakuasi terhadap jenazah korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Yahukimo terus dilakukan aparat gabungan.

Hingga Sabtu (12/04/2025), total 11 jenazah masyarakat sipil penambang emas telah ditemukan. Dimana diketahui dari jumlah tersebut, 4 jenazah telah dievakuasi sebelumnya dan 7 lainnya dievakuasi hari ini.

Selain mengevakuasi jenazah, tim gabungan juga berhasil menyelamatkan pasangan suami istri, yaitu seorang Kepala Dusun Muara Kum bernama Daniel Nabyal dan istrinya Makdalena Olivia Masela alias Gebi.

Keduanya sebelumnya disandera oleh KKB, namun dilepaskan setelah dua hari karena kepala dusun merupakan orang asli Papua, Yahukimo.

Pasutri ini dievakuasi menggunakan Heli Bell Polri ke Bandara Dekai dan langsung mendapat pelayanan medis serta pendampingan trauma healing oleh tim dokter dan psikolog Satgas Operasi Damai Cartenz.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani,menyampaikan bahwa proses evakuasi akan terus dilanjutkan.

“Proses evakuasi akan dilanjutkan dengan memperhatikan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan,” ujarnya.

Disampaikan juga bahwa dalam proses evakuasi juga dikerahkan seluruh kekuatan terbaik serta menyelamatkan warga yang masih mungkin menjadi sasaran.

Sementara itu Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo,mengatakan bahwa evakuasi jenazah dan penanganan korban selamat akan terus dilakukan.

“Polri melalui Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 juga akan memberikan pembaruan informasi resmi secara berkala kepada publik,” katanya.

Inilah rincian lokasi penemuan dan status evakuasi jenazah, diantaranya : 1 jenazah ditemukan di Kabupaten Pegunungan Bintang, dan telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Boven Digoel. 2 jenazah ditemukan di Camp 22, dan telah dievakuasi ke RSUD Dekai. 1 jenazah ditemukan di Muara Kum, dan telah dievakuasi ke RSUD Dekai.

Kemudian 5 jenazah ditemukan di dua titik di Kampung Binki, proses evakuasi sedang berlangsung. Dan 2 jenazah ditemukan di Tanjung Pamali, evakuasi dilakukan hari ini setelah tim bermalam di lokasi. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dekranasda Deiyai Hadiri HUT ke-46 Dekranas di Makassar, Bawa Misi Promosikan Kerajinan Lokal

7 Juli 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260707 WA0028

Pemkab Mimika Mulai Rencanakan Perluasan TPU SP1, Pengadaan Lahan Masih Tahap Awal

7 Juli 2026 - 10:38 WIB

IMG 20260707 WA0026

Dirjen Perkebunan Tinjau Program Perkebunan di Nabire, Siapkan Peremajaan dan Perluasan Kakao 3.000 Hektare

7 Juli 2026 - 10:29 WIB

IMG 20260707 WA0020

Banyak Lapangan Terbang di Pedalaman Papua Belum Teramankan, Menjadi Celah Masuknya KKB 

7 Juli 2026 - 10:20 WIB

Screenshot 20260707 191728 Gallery

Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe

7 Juli 2026 - 10:09 WIB

WhatsApp Image 2026 07 07 at 03.12.20
Trending di Hukrim